Harga HP Bakal Melonjak? RAM Samsung Naik 60%, Konsumen Siap-Siap Kaget di 2026!

oleh -598 Dilihat
Harga RAM Samsung melonjak hingga 60% akibat kebutuhan AI. Produsen smartphone mulai tertekan, dan harga ponsel diprediksi ikut naik pada 2026. (*/IST)

Presiden Xiaomi, Lu Weibing, menyatakan bahwa kenaikan biaya memori membuat harga peluncuran Redmi K90 harus dinaikkan dibanding seri K80 sebelumnya. Dan itu bisa jadi baru permulaan.

Tipster terpercaya Digital Chat Station bahkan menyebut kenaikan ini “lebih serius dari yang diperkirakan” dan menegaskan bahwa dalam beberapa bulan terakhir, gelombang peluncuran ponsel baru sudah membuktikannya.

Ia memperkirakan harga flagship tahun depan akan naik 20–30% karena memori LPDDR5X juga menunjukkan tren kenaikan tajam.

Apa Dampaknya untuk Konsumen?

BACA JUGA: Bukan Sekadar Lipat: Samsung Galaxy Z TriFold Bocor! Punya 3 Layar, Kamera 200MP, dan Desain Tak Simetris!

Smartphone kelas atas seperti Galaxy S25 Ultra sudah berada di level harga premium.

Jika harga RAM terus meroket, produsen hanya punya beberapa pilihan: menaikkan harga jual, mengurangi margin, atau menurunkan kapasitas memori pada model dasar.

Mana pun pilihannya, konsumen tetap merasakan efeknya.

Dengan kesepakatan pasokan memori yang kabarnya sudah mengunci harga hingga 2026–2027, kondisi ini tampaknya bukan badai sementara, melainkan “cuaca baru” bagi industri teknologi.

Siap-Siap Era Baru Harga Smartphone

Kenaikan harga memori adalah alarm dini bahwa smartphone berkapasitas besar—terutama yang dibekali fitur AI berat—akan semakin mahal.

BACA JUGA: Lebih Tipis, Lebih Ringan, Lebih Ganas! Samsung Galaxy Z Flip 8 Siap Bikin Foldable Lawas Terlihat Kuno!

Pertanyaannya: apakah konsumen lebih memilih fitur AI super cerdas, atau harga ponsel yang tetap bersahabat?

Industri sedang bergerak ke arah yang jelas: naik. Dan untuk tahun 2026, kita mungkin harus mulai menyiapkan anggaran ekstra. (*/red)


No More Posts Available.

No more pages to load.