Disdukcapil Provinsi dianggap mampu menjalankan fungsi pembinaan, sementara Disdukcapil kabupaten/kota menunjukkan kemampuan berinovasi di lapangan.
“Ada sinergi, ada pembinaan, dan ada kreativitas di daerah. Ini yang harus terus kita jaga,” tambahnya dengan nada optimis.
Kegiatan ini juga menjadi simbol penguatan kolaborasi antarinstansi.
Harapannya, inovasi layanan kependudukan tak hanya berhenti di papan presentasi, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat dari kota hingga desa terpencil.
Acara turut dihadiri oleh Walikota Prabumulih H. Arlan, para Kepala OPD Sumsel, serta perwakilan Disdukcapil kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.
BACA JUGA: Pemkot Palembang Gelar Jumat Bersih di Gandus, Warga Antusias Ikut Gotong Royong dan Layanan Gratis
Sebuah pertemuan yang bukan hanya seremonial, tetapi momentum penting untuk memastikan layanan publik 2025 melaju lebih cepat, mudah, dan merata. (*/red)






