Ringkasan Berita:
° Tahun 2026 diprediksi menjadi era baru smartphone.
° HP lipat dan modular menghadirkan layar fleksibel, komponen bisa diganti, lebih awet, ramah lingkungan, dan makin terjangkau.
° Teknologi ini berpotensi merebut 20% pasar global pada 2028.
JAKARTA, LINTANGPOS.com — Pasar smartphone sedang bersiap memasuki fase revolusi besar.
Bukan lagi soal kamera megapiksel atau kecepatan prosesor semata, tetapi tentang fleksibilitas, keberlanjutan, dan umur panjang perangkat.
Tahun 2026 disebut-sebut sebagai titik balik hadirnya dominasi foldable devices dan modular tech.
Teknologi ponsel lipat generasi terbaru kini mengusung desain buku dengan engsel 360 derajat, layar OLED tanpa lipatan, serta kaca UTG yang mampu bertahan hingga 400.000 kali lipatan.
Perangkat ini menghadirkan pengalaman tablet dalam ukuran saku, sekaligus tetap portabel dan tangguh untuk penggunaan harian.
Tak hanya itu, tren modular smartphone semakin matang.
Konsumen kini dapat mengganti kamera dari 48MP ke 200MP, menukar baterai, sensor, hingga port USB-C tanpa harus membeli ponsel baru.
Pendekatan ini menekan e-waste hingga 70%, menjawab keresahan pengguna terhadap budaya ganti ponsel yang boros dan tidak ramah lingkungan.
Prediksi Pasar: 2026 Jadi Tahun Emas
Analis pasar memproyeksikan perangkat lipat akan menguasai 15% segmen premium pada 2026.
Samsung menargetkan penjualan 40 juta Galaxy Z Flip7, sementara Apple dikabarkan menyiapkan iPhone Fold dengan estimasi 30 juta pre-order.
Harga juga kian bersahabat, dengan kisaran US$999, berkat efisiensi produksi dan kompetisi agresif dari pabrikan China.
Di sisi modular, Fairphone 5 memimpin lewat 12 tahun update software, komponen yang dapat diganti mandiri, serta desain ramah perbaikan.
Perangkat modular bahkan mulai masuk ekosistem enterprise, memungkinkan perusahaan menukar sensor, RFID, atau modul kamera sesuai kebutuhan kerja.
Tantangan & Masa Depan
Meski menjanjikan, tantangan tetap ada: menjaga ketahanan air, memastikan konektivitas stabil, serta memperluas skala produksi.
Namun, solusi mulai bermunculan lewat gasket generasi baru, desain antena mmWave, serta standarisasi komponen lintas merek.
Didukung AI yang mampu memprediksi keausan komponen dan menjadwalkan perawatan otomatis, smartphone masa depan bukan hanya pintar — tetapi juga berumur panjang dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
BACA JUGA: Samsung Siapkan Foldable Pembunuh iPhone Fold, S Pen Comeback, Tapi Bukan di Galaxy Z Fold 8!
Perpaduan HP lipat dan teknologi modular bukan lagi eksperimen. Ini adalah arah baru industri.
Dengan desain fleksibel, biaya lebih efisien, dan keberlanjutan sebagai nilai utama, ekosistem ini diproyeksikan merebut 20% pasar global pada 2028, menggeser dominasi ponsel slab konvensional. (*/red)






