Ringkasan Berita:
° HP Omnibook X Flip 16 tampil sebagai laptop produktivitas yang cukup standar, namun berubah mengesankan saat dipakai sebagai tablet.
° Engsel 360 derajat, layar responsif, baterai panjang, dan stylus bawaan membuatnya unggul, meski performa grafis dan webcam jadi titik lemah.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – HP kembali meramaikan pasar laptop 2-in-1 melalui Omnibook X Flip 16, perangkat yang pada pandangan pertama tampak seperti laptop enterprise biasa.
Namun, begitu engselnya diputar penuh hingga 360 derajat, karakter sebenarnya baru terlihat: sebuah tablet besar yang justru menjadi nilai jual utama.
Secara desain, perangkat ini hadir dengan bodi aluminium perak yang sederhana namun kokoh.
Engselnya menjadi bintang utama—halus, stabil, dan memungkinkan mode tent maupun tablet tanpa rasa ragu.
Bobotnya yang masih di bawah 2 kg membuat sesi penggunaan panjang tetap nyaman.
Layar IPS 16 inci beresolusi 1920×1200 memang bukan yang paling tajam, tetapi responsivitasnya sebagai layar sentuh membuat pengalaman menggambar, mencatat, atau bermain gim layar sentuh terasa menyenangkan.
HP juga membekali stylus MPP2.0 yang bekerja presisi dengan sensitivitas tekanan yang baik.
Di sektor performa, Omnibook X Flip 16 ditenagai Intel Core Ultra 7 256V dengan NPU Intel AI Boost, RAM 16GB, dan penyimpanan SSD 1TB.
Untuk tugas produktivitas harian, laptop ini berjalan mulus dan bahkan memberikan daya tahan baterai hampir 15 jam dalam pengujian.
Namun, ketiadaan GPU khusus membuatnya tidak ideal untuk pekerjaan berat seperti rendering video atau AI generatif skala besar.
Kekurangan lain muncul dari sisi webcam Poly Camera Pro yang justru tampil di bawah ekspektasi, dengan masalah pencahayaan yang tidak konsisten.
Sementara itu, speaker Poly Studio memberi pengalaman audio yang cukup baik, meski tetap terbatas pada karakter suara laptop pada umumnya.
BACA JUGA::Infinix XPAD 20 Resmi Meluncur: Tablet Android 15 Layar 11 Inci di Bawah Rp2 Juta
Dengan harga sekitar $1.179,99—dan sering turun di bawah $1.000 saat promo—Omnibook X Flip 16 menempatkan diri sebagai alternatif fleksibel bagi pengguna yang mengutamakan mode tablet besar untuk aktivitas kreatif ringan.
Laptop ini mungkin bukan jawaban bagi mereka yang mengejar performa grafis tinggi, tetapi untuk pengguna yang suka menggambar, mencatat dengan stylus, atau sekadar menikmati layar sentuh besar, perangkat ini menawarkan keunggulan yang sulit disaingi di kelasnya. (*/red)







