Huawei Mate 70 Air hadir dengan bodi ultra tipis, performa Kirin kencang, kamera canggih, dan baterai jumbo. Siap jadi rival serius iPhone Air. (*/IST)
° Huawei Mate 70 Air resmi meluncur sebagai ponsel super tipis penantang iPhone Air.
° Desain 6,6 mm, layar OLED 7 inci, kamera flagship, dan baterai 6.500 mAh membuatnya langsung menyita perhatian pecinta gadget kelas premium.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Huawei kembali membuat kejutan di pasar smartphone premium.
Tanpa gembar-gembor berlebihan, Huawei Mate 70 Air resmi diperkenalkan dan langsung menarik perhatian komunitas teknologi global.
Alasannya sederhana namun krusial: ponsel ini mengusung desain super tipis hanya 6,6 mm, diposisikan sebagai pesaing langsung iPhone Air milik Apple.
Di tengah tren ponsel besar dan berat, Huawei justru mengambil jalur berbeda.
Mate 70 Air hadir sebagai simbol keseimbangan antara desain ramping, performa tinggi, dan daya tahan baterai yang tak main-main.
Dengan harga mulai sekitar Rp15,5 juta, perangkat ini langsung masuk radar para pencinta gadget kelas atas.
Kotak Huawei Mate 70 Air tampil elegan dengan dominasi warna hitam dan logo Huawei yang tercetak tegas di bagian depan.
Begitu dibuka, unit ponsel langsung terlihat rapi di bagian atas, dibungkus plastik pelindung untuk mencegah goresan.
Di bagian bawah, Huawei menyusun aksesori secara ringkas namun lengkap.
Dalam paket penjualan, pengguna akan mendapatkan unit Huawei Mate 70 Air, casing transparan, adaptor fast charging 66W Huawei SuperCharge, kabel USB-C ke USB-C, buku panduan singkat, serta pin SIM ejector.
Tidak ada earphone di dalam kotak, sebuah keputusan yang kini lazim di kalangan produsen besar.
BACA JUGA: Huawei MatePad 12 X 2025, Tablet Murah Rasa Flagship, Ternyata Ini Kekurangannya!
Meski begitu, isi paket sudah cukup untuk langsung digunakan tanpa harus membeli aksesori tambahan.
Saat pertama kali digenggam, kesan premium Huawei Mate 70 Air langsung terasa.
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…
Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…
Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…
Kepengurusan baru DMI Empat Lawang resmi dilantik. Bupati Joncik berharap organisasi kembali aktif dan mampu…
Artikel ilmiah Deah Monica mengulas implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah terhadap permukiman di sekitar…
Kebakaran lahan terjadi di Tebing Alay, Empat Lawang. BPBD mengerahkan enam personel untuk memadamkan api…