BMKG Sumsel memprediksi hujan tiga hari berturut-turut di berbagai wilayah Sumsel. Warga diimbau waspada dampak banjir dan petir saat beraktivitas. (*/Ils)
° BMKG Sumsel mengeluarkan peringatan dini cuaca waspada akibat hujan sedang hingga lebat.
° Ini diprediksi melanda sejumlah wilayah Sumatera Selatan selama tiga hari berturut-turut, Minggu hingga Selasa (14–16 Desember 2025).
° Hujan Diprediksi bakal disertai petir dan angin kencang.
PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumatera Selatan kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah.
Pasalnya, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprediksi mengguyur sejumlah kabupaten dan kota di Sumsel selama tiga hari berturut-turut pada akhir pekan hingga awal pekan ini.
BMKG Sumsel memprakirakan hujan akan terjadi pada Minggu, Senin, dan Selasa, 14–16 Desember 2025.
Fenomena cuaca ini diprediksi berlangsung pada siang hingga malam hari, bahkan di beberapa wilayah hujan sudah turun sejak sore hari dan berlanjut hingga malam.
Meski berdurasi relatif singkat, hujan tersebut berpotensi menimbulkan dampak serius.
Selain intensitas yang bisa mencapai kategori lebat, cuaca ekstrem ini juga diperkirakan disertai kilat, petir, serta angin kencang.
BACA JUGA: Bibit Siklon 91S Dekatkan Arah Badai ke Sumsel! BMKG Ingatkan 3 Hari Hujan Tanpa Henti
Kondisi tersebut masuk dalam level waspada dan berisiko memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, hingga gangguan aktivitas masyarakat.
BMKG menjelaskan, hujan tiga hari beruntun ini dipengaruhi oleh kondisi sebagian wilayah Sumsel yang telah memasuki musim hujan.
Oleh karena itu, peringatan dini berbasis curah hujan dikeluarkan agar masyarakat dapat menyesuaikan rencana aktivitas dan melakukan antisipasi sejak dini.
Pada Minggu (14/12/2025), hujan diprediksi turun pada siang hingga sore hari di wilayah OKI, OKU, Muara Enim, PALI, Lahat, Empat Lawang, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, serta Musi Banyuasin.
Sementara malam harinya, hujan berpotensi melanda OKI, OKU, OKU Timur, Ogan Ilir, Muara Enim, Prabumulih, PALI, Musi Banyuasin, Banyuasin, dan Palembang.
Page: 1 2
Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…
Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…
Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…
Kepengurusan baru DMI Empat Lawang resmi dilantik. Bupati Joncik berharap organisasi kembali aktif dan mampu…
Artikel ilmiah Deah Monica mengulas implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah terhadap permukiman di sekitar…