Hujan Ekstrem Bikin Jalan Provinsi Empat Lawang Ambles

oleh -133 Dilihat
oleh
Hujan deras dan angin kencang membuat jalan provinsi di Empat Lawang ambles, mengancam akses warga dan fasilitas ibadah, Senin (16/2/2026). Foto: dokumentasi BPBD Empat Lawang

EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Cuaca ekstrem yang mengguyur Kabupaten Empat Lawang pada Senin (16/2/2026) sore hingga malam benar-benar membuat warga waswas.

Hujan deras yang turun tanpa jeda disertai angin kencang tak hanya melumpuhkan aktivitas masyarakat, tetapi juga memicu kerusakan infrastruktur vital yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas warga.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, jalan lintas provinsi di Desa Rantau Tenang, tepat di depan Rumah Dinas Wakil Bupati Empat Lawang, dilaporkan ambles.

Jalan tersebut merupakan akses utama yang setiap hari dilalui warga, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan publik.

Amblesnya badan jalan langsung memicu kekhawatiran akan terputusnya arus transportasi jika kerusakan bertambah parah.

Menurut keterangan warga setempat, Yamid, hujan mulai turun deras sejak pukul 16.00 WIB dan terus mengguyur hingga malam hari.

BACA JUGA: Jembatan Muaradua Ambles, Polisi Minta Warga Menjauh!

Tingginya curah hujan tidak diimbangi dengan sistem drainase yang memadai. Gorong-gorong di depan rumah dinas dilaporkan tersumbat, sehingga air meluap dan menggenangi badan jalan.

“Air meluap hingga ke badan jalan. Karena tekanan air yang besar dan kondisi tanah yang labil, jalan akhirnya ambles,” ujar Yamid menggambarkan detik-detik kejadian.

Ia menyebut, sebelum ambles, warga sempat melihat retakan kecil di aspal yang kemudian melebar dalam waktu singkat.

Dampak bencana ini tak berhenti pada badan jalan.

Tak jauh dari titik ambles, fondasi Masjid Al-Khidhir dilaporkan ikut bergeser dan mengalami penurunan.

Masjid yang selama ini menjadi pusat ibadah dan aktivitas keagamaan warga itu kini berada dalam kondisi rawan ambruk.

BACA JUGA: Jembatan Utama di Gandus Ambles Usai Hujan Deras, Ratu Dewa Gerak Cepat!

Warga sekitar pun mulai membatasi aktivitas di area tertentu demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Laporan cepat dari camat setempat segera ditindaklanjuti oleh BPBD Empat Lawang.

Pada Selasa (17/2/2026) pagi, enam personel diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen awal dan pengamanan sementara.

Petugas memeriksa tingkat kerusakan, kondisi tanah, serta potensi ancaman lanjutan jika hujan kembali turun.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Empat Lawang, Fero Ananta, menjelaskan bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi serta Dinas PUPR untuk penanganan teknis.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini secara detail agar segera ada langkah perbaikan sebelum kerusakan meluas,” ujarnya.

BACA JUGA: Pemkab Empat Lawang Pantau Perbaikan Jalan Provinsi Pagaralam–Kepahiang yang Ambles

Pantauan di lapangan menunjukkan, meski kondisi jalan sudah mengalami kerusakan cukup parah, kendaraan roda dua dan roda empat masih nekat melintas.

Hal ini tentu menimbulkan risiko besar, mengingat struktur tanah di bawah aspal masih labil dan berpotensi ambles susulan.

“Kendaraan memang masih bisa lewat, tapi kami mengimbau masyarakat agar ekstra waspada. Jika hujan kembali turun, sebaiknya hindari melintas di titik ini,” kata Fero menegaskan.

Ia menambahkan, beban kendaraan berat dapat mempercepat kerusakan jika tidak segera ditangani secara menyeluruh.

Warga sekitar berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan permanen, termasuk pembenahan sistem drainase agar kejadian serupa tidak terulang.

Cuaca ekstrem yang kian sering terjadi menjadi pengingat bahwa kesiapan infrastruktur harus terus ditingkatkan.

BACA JUGA: Jalan Ambles di Empat Lawang Segera Bisa Dilalui, Perbaikan Sementara Ditarget Rampung 7 Hari

Bagi masyarakat, kewaspadaan dan kepatuhan terhadap imbauan petugas menjadi kunci utama untuk meminimalkan risiko di tengah ancaman bencana yang masih mengintai. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search