Kondisi tersebut meningkatkan risiko meluapnya sungai, khususnya bagi permukiman yang berada di bantaran aliran air.
BPBD pun mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat agar tidak lengah.
Warga diminta aktif memantau kondisi lingkungan sekitar, terutama perubahan debit air sungai yang bisa naik secara tiba-tiba.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan tinggi. Jika ada peningkatan debit air yang signifikan, segera lapor ke aparat desa atau BPBD,” kata Abdurrozieq.
Tak hanya itu, masyarakat juga diminta mulai menyiapkan langkah antisipasi dan jalur evakuasi, sebagai upaya penyelamatan dini jika kondisi darurat terjadi sewaktu-waktu.
BACA JUGA: Hujan 3 Hari Berturut-turut di Sumsel, BMKG Ingatkan Warga Siaga Banjir dan Petir
BPBD memastikan pihaknya terus memantau perkembangan cuaca dan siap melakukan respons cepat di lapangan.
“Kami tegaskan, keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” pungkasnya.
Di tengah cuaca yang kian ekstrem, kewaspadaan kolektif menjadi kunci.






