“Saya langsung menjemput mereka dan membawa ke rumah sakit,” kata Wilman.
Setelah mendapatkan perawatan medis awal, sekitar pukul 10.00 WIB, kedua korban mendatangi Polresta Bengkulu untuk membuat laporan resmi.
BACA JUGA: Tak Bayar Open BO, Pria di Batam Dikeroyok Empat Remaja hingga Pingsan
Hingga siang hari, mereka masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik.
Berdasarkan keterangan sementara, korban tidak mengenali para pelaku.
Namun mereka mengingat ada dua orang yang aktif menyerang menggunakan senjata tajam.
“Menurut korban, para pelaku masih muda, sekitar usia 17 sampai 25 tahun,” jelas Wilman.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami motif pengeroyokan brutal tersebut.
BACA JUGA: Puluhan Anggota Brigif 8 Diperiksa Usai Dugaan Keroyok Kades di OKI
Kasus ini menjadi perhatian publik, terutama di Empat Lawang, karena salah satu korban merupakan putra daerah yang tengah menempuh pendidikan di Bengkulu.
Peristiwa ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat agar tetap waspada, bahkan di lokasi wisata yang selama ini dianggap aman. (*/red)
Page: 1 2
Film drama emosional tentang trauma, kehilangan, dan perjalanan berdamai dengan masa lalu, sekaligus pengingat bahwa…
Na Willa menghadirkan kisah masa kecil yang hangat sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih…
Oknum Kades di Musi Rawas ditangkap di Deli Serdang setelah kabur terkait dugaan pemerasan dan…
Lansia berinisial AS ditemukan meninggal di siring Desa Pagar Gunung, Kepahiang. Polisi masih menyelidiki penyebab…
Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…