Categories: Bengkulu Kepahiang

Intimidasi PPL Terbongkar, Kadis Pertanian Kepahiang Ambil Sikap Tegas!

Ringkasan Berita:

Kepala Dinas Pertanian Kepahiang, Ir. Taufik, menegaskan tidak boleh ada lagi intimidasi PPL terhadap petani. Semua petani, termasuk perorangan, wajib mendapat penyuluhan agar kegagalan panen tidak terulang.


KEPAHIANG, LINTANGPOS.com – Dugaan intimidasi terhadap petani oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Kabupaten Kepahiang menjadi sorotan serius Dinas Pertanian setempat.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang, Ir. Taufik, angkat bicara dan menegaskan bahwa kejadian serupa tidak boleh terulang kembali di masa mendatang.

Ia menilai, penyuluhan pertanian merupakan hak seluruh petani tanpa terkecuali.

Kasus ini mencuat setelah seorang petani berani menyuarakan keluhannya ke publik.

Petani tersebut mengaku tidak pernah mendapatkan penyuluhan pertanian, khususnya dalam budidaya tanaman jahe yang berujung pada kegagalan panen.

Namun ironisnya, setelah keluhan itu muncul, justru sejumlah PPL mendatangi petani tersebut, yang kemudian dinilai sebagai bentuk intimidasi.

BACA JUGA: Bupati Kepahiang Jemput Dukungan Pusat untuk Petani Kopi

Menanggapi hal tersebut, Taufik memastikan pihaknya tidak tinggal diam.

Ia langsung memanggil Kepala Tim Kerja (Katimker), Koordinator Penyuluh (Korlu), serta Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (PUPT).

Pemanggilan itu dilakukan sebagai bentuk evaluasi sekaligus peringatan agar seluruh jajaran penyuluh benar-benar menjalankan tugas secara profesional.

“Tugas dan fungsi PPL itu jelas, yakni memberikan penyuluhan kepada seluruh petani. Bukan hanya mereka yang tergabung dalam kelompok tani (Poktan) atau gabungan kelompok tani (Gapoktan), tetapi juga petani perorangan,” tegas Taufik.

Menurutnya, pola penyuluhan yang hanya terfokus pada kelompok tani berpotensi menimbulkan kesenjangan informasi di lapangan.

Banyak petani mandiri yang akhirnya tidak tersentuh pembinaan, padahal mereka juga menjadi bagian penting dalam ketahanan pangan daerah.

BACA JUGA: Jahe Kepahiang Terserang Penyakit, Petani Panen Dini dan Rugi Besar!

Sebagai langkah konkret, Taufik meminta agar ke depan seluruh PPL memberikan nomor handphone mereka kepada para petani di wilayah binaan masing-masing.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: berita pertanian Bengkulu Dinas Pertanian Kepahiang gagal panen jahe intimidasi petani penyuluh pertanian penyuluhan pertanian petani perorangan PPL Kepahiang
Topik: Pertanian

Recent Posts

  • Berita

Polres Empat Lawang Amankan Lima Orang, Sita 9,47 Gram Sabu

Polres Empat Lawang mengamankan lima terduga pelaku dan menyita 40 paket sabu dengan berat bruto…

6 jam ago
  • Berita

Dukung Bejeghum P4GN, TP-PKK Empat Lawang Launching Program ANANDA BERSINAR di Kecamatan Ulu Musi

TP-PKK Kabupaten Empat Lawang bersama BNN melaksanakan launching ANANDA BERSINAR di Kecamatan Ulu Musi dengan…

19 jam ago
  • Berita

Bejeghum P4GN di Sikap Dalam, Ajak Warga Empat Lawang Perangi Narkoba dari Desa

Bejeghum P4GN di Sikap Dalam mengajak keluarga, sekolah, dan masyarakat Empat Lawang melindungi generasi muda…

20 jam ago
  • Berita

Bupati Joncik Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Korban Kebakaran di Padang Tepong

Bupati Joncik Muhammad mengunjungi korban kebakaran di Padang Tepong, Ulu Musi, dan menyerahkan bantuan pribadi…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pemerintahan
  • Sumsel

Sekda Fauzan Tekankan Loyalitas ASN dan Sinergi Bangun Empat Lawang

Sekda Fauzan Khoiri Denin mengingatkan ASN Empat Lawang menjaga loyalitas, memperkuat sinergi OPD, dan mengikuti…

2 hari ago
  • Berita

Ulang Tahun ke-56, Joncik Minta Maaf dan Ajak ASN Bersatu

Ulang tahun ke-56, Bupati Joncik Muhammad meminta maaf kepada ASN dan mengajak seluruh jajaran bersatu…

2 hari ago