Bupati Kepahiang, Zurdi Nata, mengungkapkan daerahnya berpotensi meraih royalti dan Dana Bagi Hasil (DBH) yang jika dihitung mencapai sekitar Rp100 miliar per tahun.
“Kalau kita hitung-hitung, kita bisa mendapatkan Rp100 miliar per tahun. Ini potensi PAD kita,” kata Zurdi Nata.
BACA JUGA: Kajari Kepahiang Pamit, Warisan Prestasi dan PR Menanti Pengganti
Tak hanya soal pendapatan, proyek ini juga membuka peluang kerja besar bagi masyarakat setempat.
Bupati Kepahiang menegaskan kewajiban investor untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal.
“Harus, wajib sifatnya itu,” tegas Nata.
Dengan masuknya investasi panas bumi ini, Kepahiang tak hanya melangkah menuju kemandirian energi, tetapi juga mempercepat pemerataan pembangunan, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi daerah berbasis energi terbarukan. (*/red)
Page: 1 2
Pemerintah Kabupaten Empat Lawang bersama Kejaksaan Negeri Empat Lawang menandatangani PKS bidang Perdata dan Tata…
Kajari Empat Lawang Yuli Andri menegaskan kesiapan Jaksa Pengacara Negara mendampingi OPD dan memulihkan hak-hak…
Polres Empat Lawang dan BNN menggerebek lokasi dugaan peredaran narkoba di Desa Batu Lintang. Empat…
Kajati Sumsel Nurcahyo J. M. mengunjungi Kejari Empat Lawang untuk memantau kinerja, memperkuat koordinasi, dan…
Kasus ISPA menjadi perhatian saat kemarau panjang. Dinas Kesehatan menyiagakan pelayanan di 10 puskesmas dan…
BNN Empat Lawang menguatkan gerakan Bejeghum P4GN Bersinar dengan melibatkan pemerintah desa, organisasi perempuan, dan…