IPB University ganti Fakultas Kedokteran jadi Fakultas Kedokteran dan Gizi serta buka Prodi Nutrisionis. Langkah strategis hadapi tantangan kesehatan Indonesia. (*/IST)
IPB University resmi mengubah Fakultas Kedokteran menjadi Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) mulai 2026. Tak hanya ganti nama, IPB juga membuka Prodi Nutrisionis untuk menjawab tantangan kesehatan nasional secara terintegrasi.
BOGOR, LINTANGPOS.com – IPB University kembali membuat gebrakan besar menjelang penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026.
Institut Pertanian Bogor (IPB University) secara resmi mengubah nama Fakultas Kedokteran menjadi Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz).
Langkah ini tak sekadar rebranding, tetapi juga menandai arah baru pendidikan kesehatan terintegrasi di Indonesia.
Perubahan tersebut diumumkan langsung oleh Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet, yang menegaskan bahwa penggabungan Fakultas Kedokteran dengan Departemen Gizi Masyarakat merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan kesehatan nasional dan global.
“Integrasi ini bertujuan memperkuat pengembangan keilmuan, pendidikan, dan riset di bidang kesehatan dan gizi yang saling terhubung serta relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Dr Alim, dikutip dari laman resmi IPB University, Selasa (3/2/2026).
Kombinasi Kedokteran dan Gizi, Ciri Khas IPB
BACA JUGA: Biaya Kuliah IPB 2026 Bikin Kaget, Murah atau Mahal?
FKGiz IPB University menjadi kombinasi unik antara ilmu kedokteran dengan kekuatan IPB di bidang gizi, pangan, biosains, dan kesehatan masyarakat yang telah berkembang sejak lama.
Model ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang memiliki sudut pandang kesehatan secara menyeluruh, dari hulu hingga hilir.
Transformasi ini juga sejalan dengan visi IPB University sebagai universitas berbasis biosains dan agromaritim, sekaligus memperkuat pendekatan one health dan life-course approach dalam pendidikan kesehatan.
“Integrasi ini diharapkan mendorong pengembangan ilmu kedokteran dan gizi berbasis biosains tropika serta berorientasi pada solusi nyata,” tambah Dr Alim.
Jawaban atas Tantangan Kesehatan Indonesia
Dekan Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, Dr dr Ivan Rizal Sini, GDRM, MMIS, FRANZCOG, SpOG, menjelaskan bahwa pembentukan FKGiz dilatarbelakangi oleh kebutuhan pendekatan kesehatan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.
BACA JUGA: Mau Masuk IPB? Cek Daftar Lengkap UKT Semua Jurusan Tahun 2026, Berikut!
Menurutnya, Indonesia masih menghadapi persoalan serius seperti stunting, malnutrisi, penyakit metabolik, kesehatan ibu dan anak, serta beban ganda penyakit menular dan tidak menular.
Page: 1 2
Penyelesaian dokumen tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum pembangunan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat…
Bupati Empat Lawang mengingatkan warga menghentikan pembakaran lahan dan mendorong pembukaan lahan tanpa bakar untuk…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad menghadiri sosialisasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)…
Dinas Pertanian Empat Lawang akan meninjau sawah terdampak kekeringan dan membuka peluang usulan bantuan bibit…
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno, mengungkapkan sekolah yang kini menampung 270 siswa…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang menjadi…