Ringkasan Berita:
° Pembobolan terjadi di PS Store, Jalan Pangeran Antasari, Bandar Lampung.
° Sebanyak 15 unit iPhone 17 hilang dengan total kerugian sekitar Rp300 juta.
° Polisi menyelidiki kasus ini setelah pelaku mematikan CCTV dan kabur tanpa jejak.
LAMPUNG, LINTANGPOS.com – Bandar Lampung kembali digemparkan dengan aksi kejahatan yang begitu rapi—begitu rapi sampai-sampai para pelaku sempat mematikan CCTV sebelum beraksi.
Sabtu pagi (15/11/2025), sebuah toko handphone populer, PS Store di Jalan Pangeran Antasari, Tanjung Baru, Kecamatan Kedamaian, menjadi sasaran pembobolan yang membuat pemilik toko kelimpungan.
Suasana toko yang biasanya ramai itu berubah mendadak muram ketika para karyawan mendapati etalase iPhone dalam keadaan kosong.
Tidak kurang dari 15 unit iPhone seri 17—seri terbaru yang harganya fantastis—hilang seketika.
Kerugian? Mencapai sekitar Rp300 juta. Jumlah yang cukup membuat siapa pun mengernyitkan dahi.
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Faria Arista, memastikan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan.
BACA JUGA: Keunggulan iPhone 17 Pro: Kamera 48MP dan Layar 3000 Nits Jadi Senjata Kreator Konten?
“Benar, kemarin pagi kami mendapatkan laporan atas pembobolan salah satu toko handphone di Antasari. Tim langsung turun melakukan olah TKP awal dan mencari bukti petunjuk,” ujarnya, Minggu (16/11/2025).
Namun, pekerjaan polisi tidak langsung mudah.
Ketika mendatangi lokasi, mereka menemukan satu kendala, CCTV toko telah dimatikan oleh pelaku sebelum kejadian.
Sebuah langkah yang menunjukkan bahwa pencuri memahami betul cara menghilangkan jejak.
Dari keterangan karyawan, jumlah barang yang hilang terkonfirmasi sebanyak 15 unit iPhone 17.
“Total kerugian mencapai ratusan juta, sekitar Rp300 jutaan,” jelas Faria.
BACA JUGA: Daftar Harga iPhone 17 Series, Sudah Ludes di Indonesia, Warna Cosmic Orange Jadi Incaran Utama!
Meski begitu, ia menegaskan bahwa penyelidikan akan terus berlanjut sampai pelaku tertangkap.
“Kami masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Semoga dalam waktu dekat kasus ini bisa segera terungkap,” tegasnya. (*/red)





