Namun sampai diuji langsung, semua klaim masih sebatas harapan.
Desain Tipis, Tapi Mengorbankan Kenyamanan?
Salah satu bocoran paling menarik adalah klaim bahwa iPhone Fold akan menjadi iPhone tertipis sepanjang sejarah saat dibuka.
Namun demi mencapai desain setipis itu, Apple kemungkinan akan menggunakan sensor sidik jari di samping, bukan Face ID.
Keputusan ini memicu kekhawatiran baru. Sensor samping berpotensi mudah tersentuh tanpa sengaja, misalnya saat ponsel berada di saku atau tas.
BACA JUGA: Fitur iOS 26.2 Ini Bikin iPhone Kamu Mustahil Lupa! Alarm dan Reminder Kini Menyatu Total
Selain soal keamanan, ergonomi juga menjadi isu—terutama bagi pengguna kidal atau mereka yang memiliki keterbatasan motorik.
Kamera Belakang Kalah Saing?
Bocoran lain menyebut iPhone Fold hanya akan membawa dua kamera belakang 48MP, tanpa lensa telefoto. Jika benar, ini menjadi langkah mundur dibanding pesaing.
Galaxy Z Fold dan Pixel Fold menawarkan tiga kamera, termasuk lensa zoom optik.
Untuk ponsel premium super mahal, absennya kamera telefoto terasa sulit diterima—terutama bagi pengguna yang mengandalkan fotografi jarak jauh.
Harga: Faktor Penentu atau Batu Sandungan?
Semua kekurangan mungkin masih bisa dimaklumi jika harga iPhone Fold kompetitif. Sayangnya, rumor menyebut banderolnya bisa mencapai USD 2.399.
Sebagai perbandingan, Galaxy Z Fold 7 diperkirakan mulai dari USD 1.999. Selisih USD 400 bukan angka kecil.
Dengan harga lebih mahal, konsumen tentu berharap spesifikasi terbaik di semua lini—bukan kompromi.
Antara Ekspektasi dan Realita
Perlu digarisbawahi, seluruh pembahasan ini masih berbasis rumor.
Apple terkenal rapat menyimpan rahasia dan sering kali membalikkan ekspektasi publik saat peluncuran resmi.
BACA JUGA: IDF Larang Android untuk Perwira Senior! Israel Wajibkan iPhone demi Cegah Bocornya Rahasia Militer
Namun jika sebagian besar bocoran ini benar, iPhone Fold berpotensi menghadapi tantangan besar.







