Irjen Sandi Geser ke Sumsel, Kursi Strategis Polri Berganti

oleh -74 Dilihat
oleh
Mutasi Polri Januari 2026 menempatkan Irjen Sandi Nugroho sebagai Kapolda Sumsel. Pergantian ini bagian dari promosi dan penyegaran demi profesionalisme Polri. (*/IST)

Ringkasan Berita:

° Polri kembali melakukan rotasi besar. Irjen Sandi Nugroho resmi menjabat Kapolda Sumatera Selatan.

° Ia menggantikan Irjen Andi Rian Djajadi yang dimutasi sebagai Wakalemdiklat Polri.

° Pergeseran ini menjadi bagian penyegaran organisasi Polri.


PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Mutasi jabatan kembali bergulir di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Kali ini, salah satu posisi strategis mengalami pergantian penting.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho, resmi ditunjuk sebagai Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel).

Irjen Sandi Nugroho menggantikan Irjen Pol Andi Rian R Djajadi yang telah menjabat sebagai Kapolda Sumsel sejak 20 September 2024.

Pergantian ini menjadi sorotan karena melibatkan sejumlah perwira tinggi Polri dengan rekam jejak penting di institusi kepolisian.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri bernomor KEP/62/I/2026 tertanggal 15 Januari 2026.

Dalam surat itu, Polri merombak beberapa jabatan strategis sebagai bagian dari pembinaan karier, promosi, serta penyegaran organisasi.

BACA JUGA: 1.086 Perwira Polri Dimutasi! Kapolrestabes Palembang Harryo Sugihhartono Dapat Tugas Bergengsi di Sespim

Dari Kadiv Humas ke Kapolda Sumsel

Nama Irjen Sandi Nugroho bukan sosok asing di jajaran Polri.

Selama menjabat sebagai Kadiv Humas Polri, ia dikenal aktif menyampaikan informasi kepolisian kepada publik serta menjadi wajah utama Polri dalam berbagai agenda nasional.

Penunjukannya sebagai Kapolda Sumatera Selatan dinilai sebagai bentuk kepercayaan pimpinan Polri atas kapasitas kepemimpinan dan pengalaman yang dimilikinya.

Sumatera Selatan sendiri merupakan wilayah strategis dengan tantangan keamanan, sosial, dan ekonomi yang kompleks.

Dengan latar belakang komunikasi publik yang kuat, Irjen Sandi diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri di wilayah Sumsel, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian yang profesional dan humanis.

BACA JUGA: Direktur RSUD Prabumulih Resmi Berganti, Dari Mutasi Hingga Harapan Layanan Lebih Humanis

Irjen Andi Rian Geser ke Mabes Polri

Sementara itu, Irjen Andi Rian R Djajadi mendapat amanah baru sebagai Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Wakalemdiklat) Polri.

Ia menggantikan Irjen Achmad Kartiko dalam posisi strategis yang berkaitan langsung dengan pengembangan sumber daya manusia Polri.

Selama lebih dari satu tahun memimpin Polda Sumsel, Irjen Andi Rian dikenal aktif dalam berbagai program pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).

Ia juga terlibat dalam pengamanan agenda nasional serta penanganan sejumlah kasus menonjol di wilayah Sumatera Selatan.

Pengalamannya di lapangan dinilai menjadi modal penting dalam mendukung tugasnya di Lemdiklat Polri, khususnya dalam mencetak perwira dan personel Polri yang profesional, modern, dan berintegritas.

BACA JUGA: Pemkot Palembang Terapkan Aturan Baru Mutasi ASN, Hanya Dua Kali Setahun dan Wawancara Wajib Streaming!

Posisi Kadiv Humas Kini Diisi Irjen Johnny Eddizon

Mutasi ini juga berdampak pada kursi Kadiv Humas Polri.

Jabatan tersebut kini diemban oleh Irjen Johnny Eddizon Izir, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Papua Barat.

Pergantian ini menandai estafet kepemimpinan di Divisi Humas Polri, yang memiliki peran vital dalam membangun komunikasi publik, transparansi informasi, serta citra institusi kepolisian di mata masyarakat.

Dengan pengalaman memimpin di wilayah timur Indonesia, Irjen Johnny diharapkan mampu membawa perspektif baru dalam pengelolaan kehumasan Polri di tingkat nasional.

Polri: Mutasi Adalah Hal Biasa

BACA JUGA: Muhammadiyah Sumsel Tetapkan Awal Puasa 2026, Ini Penjelasannya!

Pergantian Kapolda Sumsel tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya saat dikonfirmasi pada Sabtu (24/1/2026).

“Iya, mutasi merupakan hal yang biasa dalam organisasi Polri. Selain sebagai bentuk pembinaan karier, promosi dan penyegaran juga untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat serta meningkatkan profesionalisme,” ujar Nandang.

Menurutnya, mutasi rutin dilakukan untuk memastikan dinamika organisasi tetap berjalan sehat dan adaptif terhadap tantangan tugas kepolisian yang terus berkembang.

Penyegaran Organisasi dan Tantangan ke Depan

Mutasi Januari 2026 ini mencerminkan komitmen Polri dalam melakukan regenerasi kepemimpinan.

Penempatan perwira tinggi di posisi baru diharapkan mampu membawa inovasi, pendekatan segar, serta peningkatan kinerja institusi.

BACA JUGA: RSUD Empat Lawang Disidak Bupati Malam-malam, Ada Apa?

Bagi Irjen Sandi Nugroho, tantangan besar menanti di Sumatera Selatan.

Selain menjaga stabilitas keamanan, ia juga diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, serta elemen masyarakat.

Sementara bagi Irjen Andi Rian, peran barunya di Lemdiklat Polri menjadi kesempatan strategis untuk berkontribusi dalam membentuk masa depan Polri melalui pendidikan dan pelatihan.

Dengan mutasi ini, Polri kembali menegaskan bahwa rotasi jabatan bukan sekadar pergantian posisi, melainkan bagian dari strategi besar untuk memperkuat institusi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di seluruh Indonesia. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.