Diketahui pula, Kholifatur pernah menikah sebelumnya, namun pernikahan itu kandas karena kondisi kejiwaannya yang kerap kambuh.
Pasca kejadian, pemerintah desa dan keluarga korban berkoordinasi dengan Polsek Madang Suku II.
Keluarga Safaruddin memilih tidak menempuh jalur hukum dan menerima peristiwa ini sebagai musibah.
Pernyataan tertulis pun dibuat, menyatakan tidak menuntut secara pidana.
Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono melalui Kapolsek Madang Suku II Iptu Ario Wibowo membenarkan bahwa pelaku merupakan ODGJ.
Karena tidak ada laporan resmi dan kondisi kejiwaan pelaku, proses hukum tidak dilanjutkan.
Selanjutnya, Kholifatur direncanakan diserahkan ke Dinas Sosial OKU Timur untuk rehabilitasi dan pengobatan lanjutan.
Tragedi ini meninggalkan duka mendalam, sekaligus menjadi pengingat bahwa persoalan kesehatan jiwa membutuhkan perhatian serius, bukan hanya dari keluarga, tetapi juga lingkungan sekitar. (*/red)
Page: 1 2
Film drama emosional tentang trauma, kehilangan, dan perjalanan berdamai dengan masa lalu, sekaligus pengingat bahwa…
Na Willa menghadirkan kisah masa kecil yang hangat sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih…
Oknum Kades di Musi Rawas ditangkap di Deli Serdang setelah kabur terkait dugaan pemerasan dan…
Lansia berinisial AS ditemukan meninggal di siring Desa Pagar Gunung, Kepahiang. Polisi masih menyelidiki penyebab…
Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…