Jakabaring Ditutup! Ribuan Jamaah Padati Sholawat Akbar Bersama Habib Syech, Kota Palembang Bersiap Macet Total

oleh -322 Dilihat
Penutupan Jalan Gubernur H. A. Bastari di Jakabaring dilakukan demi kelancaran sholawat akbar bersama Habib Syech. Ribuan jamaah diperkirakan hadir. Foto: Istimewa)

Ringkasan Berita: 

° Jakabaring akan ditutup total pada 12 Desember 2025 demi acara Palembang Darussalam Bersholawat bersama Habib Syech.

° Pemkot Palembang menyiapkan rekayasa lalu lintas, mengalihkan arus kendaraan, serta menempatkan pos pengaturan untuk menjaga kelancaran dan keamanan ribuan jamaah.


PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Suasana religius diperkirakan menyelimuti langit Jakabaring pada Jumat malam, 12 Desember 2025.

Aroma persiapan mulai terasa sejak pagi, ketika sejumlah petugas Dishub dan Polrestabes Palembang terlihat memasang rambu sementara di sekitar Bundaran

Air Mancur Parameswara—jantung kawasan Jakabaring Sport City (JSC) yang malam itu akan berubah menjadi lautan sholawat.

Acara Palembang Darussalam Bersholawat, yang menghadirkan ulama kharismatik Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf, menjadi magnet ribuan jamaah dari berbagai penjuru kota. Persiapan besar-besaran pun tak terhindarkan.

Camat Jakabaring, Rachmat Maulana, memastikan bahwa penutupan Jalan Gubernur H. A. Bastari merupakan langkah mutlak demi keamanan dan ketertiban.

“Informasinya sudah kami sebar jauh hari, baik lewat media sosial maupun grup WhatsApp RT/RW,” ujarnya.

BACA JUGA: Hujan Cuma Sejam, Kota Macet Total! Jalan Tjek Syech Mendadak ‘Jadi Kolam’ Dekat Mesjid Agung

Masyarakat pun diminta menyiapkan rencana perjalanan, mengingat jalan tersebut adalah jalur utama yang menghubungkan kawasan strategis dari JSC hingga akses menuju Jembatan Ampera.

Dari sisi teknis, Kepala Dinas Perhubungan Palembang, Agus Supriyanto, menjelaskan bahwa penutupan jalan akan berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 22.00 WIB.

Sholawat dijadwalkan dimulai setelah salat Isya, sekitar pukul 19.30 WIB.

Dengan perkiraan ribuan jamaah memadati area Tugu Parameswara, arus kendaraan dari dua arah—Ampera menuju OPI Mall maupun sebaliknya—akan dialihkan ke jalur alternatif.

“Pengendara akan diarahkan ke Jalan Pangeran Ratu, lalu bisa memilih antara Jalan Seniman Amir Yahya Dekranasda atau Jalan Pipa Raya Jakabaring,” jelas Agus.

Untuk memastikan semuanya berjalan mulus, sejumlah pos pengaturan ditempatkan di titik-titik rawan agar petugas bisa membantu masyarakat yang melintas.

BACA JUGA: Saipul Zahri Siapkan Undian Umroh Gratis 2026 untuk Warga Empat Lawang

Di balik persiapan teknis itu, semangat kebersamaan warga Palembang terasa kuat. Selain menanti lantunan sholawat yang menggema, masyarakat juga tampak antusias menyambut momen relijius yang jarang digelar sebesar ini.

Agus menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas ini sudah diatur sedemikian rupa agar aktivitas warga tetap terkelola.

“Kami memastikan arus kendaraan tetap rapi meski ada penutupan jalan. Petugas akan selalu siaga,” tutupnya.

Pada malam itu, Jakabaring bukan sekadar kawasan olahraga—ia menjelma arena kebersamaan, tempat ribuan suara bersatu dalam sholawat, sementara kota bergerak menyesuaikan ritmenya demi sebuah malam penuh makna. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.