Jalan Baru Desa Ini Bikin Warga Sumringah, Ini Dampaknya!

oleh -39 Dilihat
oleh
Pembangunan jalan desa di Meranti Jaya rampung, warga kini nikmati akses lebih baik dan peluang ekonomi meningkat. (*/IST)

KEPAHIANG, LINTANGPOS.com – Di balik hamparan hijau perbukitan Kabupaten Kepahiang, geliat pembangunan desa kembali menunjukkan hasil nyata.

Pemerintah Desa Meranti Jaya, Kecamatan Ujan Mas, secara resmi menyerahkan hasil pembangunan fisik yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 kepada masyarakat, pada 26 Juli 2025.

Momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan penanda berakhirnya satu siklus kerja panjang yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Sejak awal tahun, pembangunan infrastruktur menjadi fokus utama pemerintah desa.

Jalan rabat beton yang kini membentang rapi serta pelebaran cor bahu jalan menjadi bukti konkret bagaimana Dana Desa dimanfaatkan untuk kebutuhan prioritas warga.

Infrastruktur tersebut diharapkan mampu menjawab tantangan mobilitas yang selama ini dirasakan masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi sehari-hari.

BACA JUGA: Gotong Royong Warga Desa Seguring Kecil Sambut HUT Empat Lawang

Bagi warga Meranti Jaya, jalan bukan hanya sekadar akses penghubung.

Lebih dari itu, jalan merupakan urat nadi yang menghidupkan roda perekonomian.

Sebelum pembangunan dilakukan, kondisi jalan yang terbatas kerap menjadi kendala dalam distribusi hasil pertanian maupun aktivitas sosial lainnya.

Kini, dengan kondisi jalan yang lebih baik, harapan baru pun tumbuh.

Kepala Desa Meranti Jaya, Amrullah, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat, mulai dari pemerintah desa hingga masyarakat yang turut mengawal proses pembangunan.

BACA JUGA: Desa Pajar Bakti Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

“Kami sangat mengapresiasi kinerja pemerintah desa dan semua elemen terkait yang telah bekerja keras sehingga seluruh kegiatan dapat terealisasi sesuai keinginan masyarakat dan melalui prosedur yang berlaku,” ujar Amrullah.

Proses serah terima dilakukan secara langsung oleh Kepala Desa bersama Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) kepada masyarakat.

Langkah ini menjadi simbol transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa.

Tidak hanya itu, keterlibatan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) yang diketuai oleh Jafar Ali juga menunjukkan bahwa setiap tahapan pembangunan dilakukan secara terstruktur dan bertanggung jawab.

Acara tersebut turut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Camat Ujan Mas, perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pendamping Lokal Desa (PLD), Pendamping Desa (PD), Tenaga Ahli Kabupaten, konsultan pengawas, serta tokoh masyarakat.

Kehadiran mereka menjadi bukti sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.

BACA JUGA: Skandal Peta Desa Lahat, Mantan Kadis Digiring ke Penjara Selama 3,5 Tahun 

Namun, keberhasilan pembangunan ini tidak berhenti pada tahap serah terima.

Pemerintah desa menaruh harapan besar agar masyarakat dapat menjaga dan memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun.

Kesadaran kolektif menjadi kunci agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Di sisi lain, dampak positif dari pembangunan ini mulai terasa. Akses yang lebih baik memungkinkan distribusi hasil pertanian menjadi lebih efisien.

Biaya transportasi pun berpotensi menurun, sehingga memberikan keuntungan lebih bagi petani dan pelaku usaha lokal.

Selain itu, mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari juga semakin lancar.

BACA JUGA: Proyek APAR Empat Lawang Diduga Titipan, Desa Dipaksa?

Fenomena ini menunjukkan bahwa pembangunan desa yang tepat sasaran mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi lokal.

Dana Desa, yang selama ini menjadi tulang punggung pembangunan di tingkat desa, kembali membuktikan perannya sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Meranti Jaya kini menjadi contoh bagaimana perencanaan yang matang, pelaksanaan yang transparan, serta partisipasi aktif masyarakat dapat menghasilkan perubahan nyata. Jalan yang dulunya menjadi hambatan, kini bertransformasi menjadi penghubung harapan.

Ke depan, tantangan tentu masih ada. Namun dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, Desa Meranti Jaya memiliki modal kuat untuk melangkah lebih jauh.

Pembangunan yang telah dilakukan hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju desa yang lebih maju dan mandiri. (*/drl)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.