“Setelah dilakukan pengecekan, muatan truk tersebut bukan batu bara, melainkan mesin pemecah batu yang akan dikirim ke Bengkulu,” jelas AKP Kukuh.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur tersebut.
“Kami mengimbau pengendara motor maupun mobil untuk berhati-hati dan bergantian saat melintas di lokasi jalan rusak,” pungkasnya.
Hingga kini, warga berharap ada perhatian serius dari pemerintah dan pihak terkait.
Perbaikan jalan dinilai mendesak, mengingat jalur tersebut merupakan urat nadi transportasi yang menyangkut keselamatan banyak orang.
Tanpa penanganan cepat, jalan rusak ini dikhawatirkan hanya tinggal menunggu waktu untuk menelan korban. (*/red)






