Pemkab Empat Lawang intensif berkoordinasi dengan BBPJN Sumsel untuk mempercepat perbaikan jalan nasional rusak di pusat Kota Tebing Tinggi, Selasa (20/1/2026). Foto: Istimewa
° Kerusakan jalan nasional yang membelah pusat Kota Tebing Tinggi menjadi perhatian serius Pemkab Empat Lawang.
° Melalui Dinas PUPR, pemerintah daerah aktif berkoordinasi dengan BBPJN Sumsel agar perbaikan segera direalisasikan demi kelancaran mobilitas dan ekonomi warga.
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Kerusakan jalan nasional yang membelah pusat Kota Tebing Tinggi kembali menjadi sorotan.
Sebagai jalur utama sekaligus wajah ibu kota Kabupaten Empat Lawang, kondisi ruas jalan ini dinilai sangat menentukan kelancaran mobilitas masyarakat dan perputaran ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Empat Lawang pun tidak tinggal diam.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), langkah cepat dilakukan dengan membangun koordinasi intensif bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan, pihak yang berwenang menangani jalan nasional.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Empat Lawang, Yulius Sugiantara, menjelaskan bahwa secara aturan, pemeliharaan jalan nasional memang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat di bawah Balai Besar Bina Marga.
“Secara kewenangan, ruas jalan nasional yang melintasi Kota Tebing Tinggi berada di bawah Balai. Namun, kami di daerah tidak bisa berpangku tangan karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Yulius.
BACA JUGA: Pembangunan Jalan Pendopo–Paiker Masih Terputus, PUPR Empat Lawang Cari Sumber Dana Baru
Sebagai bentuk keseriusan, Dinas PUPR Empat Lawang tidak hanya menyampaikan laporan.
Pemetaan teknis telah dilakukan secara detail untuk mempercepat proses tindak lanjut dari pusat.
Setiap titik kerusakan didata menggunakan koordinat yang akurat, sehingga memudahkan perencanaan perbaikan.
Ruas jalan yang diusulkan untuk segera ditangani meliputi kawasan Pasar Tebing Tinggi hingga Talang Gunung, serta jalur Batas Musirawas–Tebing Tinggi sampai Jembatan Kikim Besar di KM 256.
Titik-titik tersebut merupakan kawasan vital dengan aktivitas ekonomi dan lalu lintas tinggi.
Kondisi jalan yang rusak di tengah kota kerap menjadi titik lelah kendaraan logistik dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
BACA JUGA: Wagub Sumsel Dukung Penuh Rencana Pembangunan Laboratorium Kesehatan Besar di Palembang
Jika dibiarkan berlarut, kerusakan dikhawatirkan dapat menghambat arus transportasi serta berdampak pada distribusi barang dan jasa.
Page: 1 2
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menghadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumsel sekaligus pelantikan PDPM Lubuk Linggau.
Lima desa di Empat Lawang diusulkan mendapat pembangunan BTS untuk memperluas akses internet dan mengurangi…
Dua qori asal Rejang Lebong, Herdiansyah dan Nofita Sari, mewakili Bengkulu pada MTQ Nasional 2026…
Festival Literasi Sumsel 2026 resmi dibuka Herman Deru. Sebanyak 4.648 buku terkumpul dalam gerakan memperkuat…