Namun begitu Anda mulai menyentuh editing video, desain 3D, gaming serius, atau komputasi AI, keseimbangan CPU, GPU, dan memori menjadi krusial.
Kesalahan umum adalah menganggap aplikasi “berat GPU” hanya butuh GPU kencang.
Faktanya, banyak aplikasi 3D dan video justru melakukan proses akhir di CPU.
GPU cepat dengan CPU lambat bisa membuat preview mulus, tapi rendering akhir terasa menyiksa.
M4 vs M5: Sekilas Mirip, Nyatanya Berbeda
Secara CPU, M5 hanya membawa peningkatan sekitar 10–20 persen dibanding M4.
Untuk kerja harian, perbedaannya nyaris tak terasa.
Namun GPU M5 adalah cerita lain. Dengan neural accelerator di dalam GPU, performa AI dan grafis melonjak signifikan.
Uji image generation bahkan menunjukkan M5 hampir dua kali lebih cepat dari M4.
Meski begitu, jangan berharap M5 membuat semua game berat tiba-tiba lancar tanpa kompromi grafis.
BACA JUGA: Siri Naik Kelas? Apple Diduga Rogoh Rp16 Triliun demi Otak Google Gemini!
Untuk kebanyakan pengguna, M4 masih sangat layak—terutama jika harganya sedang diskon.
Naik Kelas ke Pro, Max, atau Ultra?
Jika pekerjaan Anda mulai serius, M4 Pro menawarkan lonjakan performa CPU yang nyata dibanding M5.








