Ringkasan Berita:
° Awal 2026 menjadi masa krusial bagi SMA/SMK dalam menyiapkan SNBP.
° Pengisian PDSS menjadi tahapan wajib yang menentukan kelolosan siswa.
° Kesalahan data sekecil apa pun berpotensi menggagalkan peluang masuk PTN meski nilai siswa tinggi.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Awal tahun 2026 menjadi fase paling menentukan bagi sekolah tingkat SMA/SMK sederajat.
Bukan hanya soal kesiapan akademik siswa, melainkan juga urusan administratif yang kini memiliki peran besar dalam menentukan masa depan mereka: pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
PDSS merupakan basis data resmi yang memuat rekam jejak prestasi sekolah serta nilai rapor siswa eligible yang akan mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
Seluruh proses pengisian PDSS sepenuhnya menjadi tanggung jawab sekolah, bukan siswa, demi menjamin validitas dan keabsahan data.
Menariknya, sistem PDSS telah mengakomodasi berbagai kurikulum nasional—mulai dari Kurikulum Merdeka, K13, hingga KTSP baik sistem paket maupun SKS.
Namun, akses PDSS tertutup bagi sekolah yang tidak menerapkan kurikulum nasional tersebut.
Alur Resmi Pengisian PDSS SNBP 2026
Berdasarkan informasi dari laman SNPMB, tahapan pengisian PDSS harus dilalui secara berurutan:
- Validasi Data Sekolah di Pusdatin Kemdikdasmen
- Tanggung Jawab Kepala Sekolah atas seluruh data siswa eligible
- Finalisasi Pengisian PDSS dengan mengunduh bukti finalisasi
- Monitoring Progres melalui menu “SNBP >> Monitoring PDSS”
- Mekanisme utama meliputi:
- Login akun sekolah di SNPMB
- Verifikasi Profil Sekolah
- Menentukan metode input (e-Rapor atau manual)
- Finalisasi dan cetak bukti pengisian
Cara Pengisian PDSS Menggunakan e-Rapor
Sekolah pengguna e-Rapor wajib memperhatikan tahapan berikut:
- Sinkronisasi Dapodik/EMIS paling lambat 31 Desember 2025 pukul 23.59 WIB
- Pendataan jenis studi/jurusan
- Input peringkat siswa eligible
- Penetapan kurikulum
- Input nilai rapor siswa
- Finalisasi dan unduh bukti PDSS
Sebagai insentif, sekolah pengguna e-Rapor akan memperoleh tambahan kuota siswa eligible sebesar 5 persen.
Cara Pengisian PDSS Tanpa e-Rapor
Bagi sekolah non e-Rapor:
- Sinkronisasi Dapodik/EMIS tetap wajib sebelum 31 Desember 2025
- Sistem akan mengambil otomatis peringkat siswa dari data nilai
- Finalisasi PDSS menjadi tahap terakhir
Jadwal Lengkap SNBP 2026
- Pengumuman kuota sekolah: 29 Desember 2025
- Masa sanggah kuota: 29 Desember 2025 – 15 Januari 2026
- Registrasi akun sekolah: 5 – 26 Januari 2026
- Pengisian PDSS: 5 Januari – 2 Februari 2026
- Registrasi akun siswa: 12 Januari – 18 Februari 2026
- Pendaftaran SNBP: 3 – 18 Februari 2026
- Pengumuman hasil: 31 Maret 2026
- Unduh kartu peserta: 3 Februari – 30 April 2026
BACA JUGA: Nilai TKA Sudah Keluar! Ini 2 Jalur Masuk PTN 2026 Tanpa Tes yang Bisa Mengubah Nasib Siswa SMA-SMK
Seluruh tahapan dibuka dan ditutup setiap hari pukul 15.00 WIB.
Kesalahan Data Bisa Gagalkan Kelulusan
SNBP 2026 sepenuhnya bertumpu pada data resmi Dapodik dan EMIS.
Jika terjadi perbedaan data, ketidaksinkronan, atau ketidaksesuaian dengan dokumen kependudukan, sistem berhak menolak data siswa.
Artinya, seorang siswa bisa gagal SNBP bukan karena nilai, melainkan semata akibat kesalahan administrasi. (*/red)





