Saat ini, provinsi memiliki empat unit jembatan bailey, dengan dua di antaranya sudah terpasang, masing-masing di Kabupaten Empat Lawang dan Kota Prabumulih.
Keberadaan jembatan darurat di Empat Lawang menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menjaga konektivitas wilayah.
BACA JUGA: Pemerintah Kucurkan Insentif Rp2 Juta per Orang Bagi Guru di Lokasi Bencana Sumatera
Jalur-jalur vital yang menghubungkan desa, kecamatan, hingga akses logistik kini memiliki sistem cadangan apabila infrastruktur utama terganggu akibat bencana.
“Begitu ada perintah, langsung kita siapkan jembatan bailey dan dilakukan pemasangan. Ini untuk memastikan akses masyarakat tetap terjaga,” jelas Affandi.
Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), kesiapan infrastruktur semakin diperkuat.
Affandi menyebut, hampir seluruh proyek jalan bersifat kontraktual telah rampung, dengan tingkat kemantapan jalan provinsi mencapai sekitar 90 persen.
Setiap UPTD telah memetakan ruas jalan prioritas yang berpotensi terganggu bencana, khususnya di daerah pegunungan seperti Empat Lawang.








