Pemerintah berharap langkah preventif ini mampu menekan risiko terputusnya akses ekonomi dan sosial masyarakat.
Meski berharap jembatan darurat tidak perlu digunakan, pemerintah tetap menempatkannya sebagai “tameng terakhir” menghadapi situasi tak terduga.
“Kami tidak berharap jembatan bailey ini dipakai, karena kalau digunakan berarti ada bencana. Namun karena bencana tidak bisa diprediksi, kesiapan tetap harus dilakukan,” tutup Affandi. (*/red)






