Jembatan Mangkrak, Warga Patungan Demi Selamat Seberang Sungai

oleh -661 Dilihat
oleh
Warga Bandar Agung patungan Rp8 juta memperbaiki jembatan mangkrak demi keselamatan dan akses utama sehari-hari. (*/Lintang Pos)

EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Ketidakpastian penyelesaian proyek pembangunan jembatan di Dusun Dua Pulau Tengah, Desa Bandar Agung, Kabupaten Empat Lawang, mendorong warga setempat mengambil langkah berani: bergotong royong memperbaiki jembatan secara swadaya.

Proyek yang dibangun sejak tahun 2025 itu hingga kini masih terbengkalai, padahal menjadi akses vital bagi aktivitas sehari-hari masyarakat.

Jembatan tersebut sejatinya diharapkan menjadi penghubung utama bagi warga, khususnya para petani yang setiap hari harus melintasi sungai untuk menuju lahan perkebunan.

Namun, kondisi mangkrak yang berlangsung cukup lama justru menimbulkan keresahan.

Selain menghambat mobilitas, situasi ini juga meningkatkan risiko keselamatan, terutama saat musim hujan ketika debit air sungai meningkat tajam.

Tanpa menunggu kepastian dari pihak terkait, warga akhirnya memutuskan untuk bertindak.

BACA JUGA: Teror Begal Sadis di Jembatan Gandeng Empat Lawang, Kurir Paket Jadi Korban

Dengan semangat gotong royong yang masih kental, masyarakat mengumpulkan dana secara swadaya.

Hingga saat ini, terkumpul sekitar Rp8 juta yang digunakan untuk membeli material sederhana seperti papan kayu serta menyewa alat berat semampunya.

Perbaikan yang dilakukan memang masih bersifat darurat.

Papan-papan kayu disusun sebagai jalur lintasan sementara, cukup untuk dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua.

Namun, kondisi ini tentu belum memenuhi standar keamanan yang layak.

Meski demikian, warga merasa langkah ini jauh lebih baik dibandingkan harus mempertaruhkan nyawa saat melintasi jembatan yang rusak.

BACA JUGA: Jembatan Antar Desa di Ogan Ilir Ambruk Mendadak

Ical, salah satu warga yang aktif dalam kegiatan tersebut, mengungkapkan bahwa keputusan untuk memperbaiki jembatan secara mandiri bukan tanpa alasan.

Menurutnya, kebutuhan akses yang mendesak menjadi faktor utama.

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.