Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kontribusi Kemas Haji Abdul Halim Ali melampaui sekat-sekat politik.
Bagi Joncik, sikap almarhum tersebut mencerminkan ketulusan dalam berbuat, tanpa mengharapkan imbalan atau pengakuan.
Joncik juga mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan keluarga almarhum.
Hubungan itu, menurutnya, telah terjalin lama dan penuh rasa kekeluargaan.
Secara khusus, ia menyebut kedekatannya dengan H Umar Halim, salah satu anggota keluarga yang selama ini aktif meneruskan nilai-nilai kebaikan sang tokoh.
BACA JUGA: Bupati Empat Lawang Turut Gaungkan Indonesia Bersinar di Lahat
“Saya sangat dekat dengan keluarga almarhum, terutama H Umar Halim. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, dan perjuangan serta kebaikan almarhum dapat diteruskan oleh anak-anaknya,” kata Joncik.
Bagi Joncik, kehadirannya dalam prosesi pemakaman juga merupakan bentuk tanggung jawab moral sebagai pemimpin daerah.
Ia menilai, menghormati tokoh-tokoh yang telah berjasa merupakan bagian dari menjaga nilai dan sejarah daerah.






