Foto bersama pembukaan Musda ke III MUI Kabupaten Empat Lawang di ruang rapat MADANI Pemkab Empat Lawang, Rabu (22/7/2026). Foto: dok/LINTANGPOS.com
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Bupati Empat Lawang, Dr. H. Joncik Muhammad, mengajak ulama dan Umaroh memperkuat sinergi dalam membangun kehidupan keagamaan dan mewujudkan masyarakat yang maju, religius, serta harmonis di Kabupaten Empat Lawang.
Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-III Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Empat Lawang di Ruang Rapat MADANI, Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, Rabu (22/7/2026).
Dalam sambutannya, Joncik menegaskan bahwa kemajuan peradaban Islam pada masa lalu tidak terlepas dari kuatnya hubungan antara ulama dan umara.
Menurutnya, kolaborasi kedua unsur tersebut menjadi kunci dalam membangun masyarakat yang berakhlak dan sejahtera.
BACA JUGA: Joncik Antar Langsung Tokoh Besar Sumsel ke Peristirahatan Terakhir
Ia mengakui dirinya tidak memiliki latar belakang pendidikan pesantren sehingga tidak dapat disebut sebagai ulama.
Namun, sebagai kepala daerah, ia memiliki tekad untuk terus mendukung perjuangan para ulama dalam membina kehidupan keagamaan di Empat Lawang.
“Saya ingin ulama dan umara bersatu. Bupati, Ketua MUI, para kiai, ustaz, ustazah, dan seluruh tokoh agama harus menjadi satu kesatuan dalam mewujudkan cita-cita besar membangun Empat Lawang,” ujarnya.
Joncik juga kembali menegaskan makna visi MADANI yang selama ini menjadi arah pembangunan Kabupaten Empat Lawang, yakni masyarakat yang Makmur, Aman, Damai, Nasionalis, Agamis, dan Indah.
BACA JUGA: 2.502 PPPK Paruh Waktu Resmi Dikukuhkan! Joncik: Hari Ini Sejarah Baru bagi Empat Lawang
Menurutnya, konsep tersebut bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan masyarakat.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan pendidikan Islam, Joncik mengungkapkan bahwa sejak dirinya menjabat Bupati, jumlah pondok pesantren di Kabupaten Empat Lawang terus mengalami peningkatan.
“Ketika saya mulai menjabat, hanya ada satu pondok pesantren yang tercatat. Alhamdulillah, sekarang jumlahnya telah berkembang menjadi 13 pondok pesantren,” katanya.
Ia berharap perkembangan lembaga pendidikan Islam tersebut dapat melahirkan generasi muda yang mencintai Al-Qur’an, memiliki akhlak mulia, serta mampu menjadi penerus pembangunan daerah.
BACA JUGA: Pemkab Empat Lawang Perkuat Langkah Kendalikan Inflasi, Bupati Joncik Tekankan Kontrol Pasar Rutin
Dalam kesempatan itu, Joncik juga mengajak seluruh umat Islam untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman organisasi maupun pemahaman keagamaan.
Page: 1 2
Joncik Muhammad menyatakan PGRI Empat Lawang tetap berpegang pada konsensus awal dan tidak terpengaruh dinamika…
Joncik Muhammad melantik pengurus PGRI Empat Lawang 2025-2030. Ia menekankan soliditas organisasi, perjuangan guru dan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menyebut sekitar 2.460 PPPK paruh waktu diperjuangkan agar dapat beralih…
Polres Empat Lawang menggelar Latpra Ops Sikat I Musi 2026. Operasi menyasar 3C dan premanisme…
Pemkab Empat Lawang menjadwalkan verifikasi KDKMP, pelantikan pengurus PGRI, dan exit meeting BPK pada Rabu,…
Herman Deru menyebut Empat Lawang memiliki fiskal terbatas dan mendorong dukungan provinsi untuk pembangunan serta…