Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan para alumni yang hadir, mencerminkan optimisme terhadap kepemimpinan barunya.
Lebih jauh, Joncik memandang keberadaan KAGAMA di Sumatera Selatan sebagai aset strategis bagi pembangunan daerah.
Dengan latar belakang keilmuan dan pengalaman para alumninya, KAGAMA dinilai mampu menjadi mitra pemerintah dalam berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa alumni UGM memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan gagasan, inovasi, dan solusi yang aplikatif bagi kemajuan daerah.
Dalam konteks Sumatera Selatan, Joncik melihat banyak ruang kolaborasi yang bisa dioptimalkan.
Ia berharap KAGAMA dapat berperan sebagai jembatan antara dunia akademik, pemerintah, dan masyarakat.
Dengan begitu, setiap program dan kebijakan pembangunan dapat disokong oleh pemikiran yang matang dan berbasis keilmuan.
Tak kalah penting, Joncik juga menyoroti pentingnya mempererat solidaritas internal organisasi.
Ia mengajak seluruh alumni untuk menjaga komunikasi yang harmonis, mengedepankan semangat gotong royong, serta menanggalkan sekat-sekat perbedaan demi tujuan bersama.
Menurutnya, kekuatan KAGAMA terletak pada kebersamaan dan kesediaan anggotanya untuk saling menguatkan.
“Semoga KAGAMA Sumatera Selatan semakin kuat, semakin kompak, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” harapnya penuh optimisme.
BACA JUGA: Musrenbang Kecamatan Rampung, Empat Lawang Matangkan Arah Pembangunan
Dengan kepemimpinan baru ini, KAGAMA Sumatera Selatan diharapkan tidak hanya menjadi organisasi alumni yang aktif secara internal, tetapi juga hadir nyata di tengah masyarakat.
Di bawah nahkoda Joncik Muhammad, semangat pengabdian dan intelektualitas alumni UGM diharapkan mampu menjadi cahaya yang menerangi langkah-langkah pembangunan Sumatera Selatan, sejalan dengan nilai luhur pengabdian kepada bangsa dan negara. (*/red/rls)
Page: 1 2
Kepengurusan baru DMI Empat Lawang resmi dilantik. Bupati Joncik berharap organisasi kembali aktif dan mampu…
Artikel ilmiah Deah Monica mengulas implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah terhadap permukiman di sekitar…
Kebakaran lahan terjadi di Tebing Alay, Empat Lawang. BPBD mengerahkan enam personel untuk memadamkan api…
Delapan pekerja proyek Sekolah Rakyat Empat Lawang dipulangkan setelah mengadukan upah. Pihak Waskita membantah ada…
Petani mengeluhkan irigasi rusak yang membuat air tak sampai ke hilir selama bertahun-tahun dan meminta…
Proyek Sekolah Rakyat Empat Lawang senilai sekitar Rp300 miliar disorot setelah sejumlah pekerja mengeluhkan pembayaran…