Jual Ayam Tewas Ditusuk, Polisi Buru Pelaku

oleh -148 Dilihat
oleh
Pemuda 18 tahun di Empat Lawang tewas ditusuk saat hendak mengantar ayam jago kepada pembeli. Polisi masih memburu pelaku dan menyelidiki motif. Foto: dok/Istimewa

EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Seorang pemuda di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga menjadi korban pembunuhan saat hendak mengantarkan ayam jago miliknya kepada pembeli.

Korban bernama Akbar (18), warga Desa Puntang, Kecamatan Sikap Dalam, meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk di bagian dada kiri.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Batu Bidung, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian Akbar bersama rekannya berinisial D berangkat menggunakan sepeda motor untuk menjual ayam jago ke wilayah Desa Lubuk Puding dan Desa Batu Bidung, Kecamatan Ulu Musi.

BACA JUGA: Cemburu Buta, Pria di Empat Lawang Tewas Ditombak

Di tengah perjalanan, keduanya diduga dihadang seorang pria yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Pelaku disebut membawa senjata tajam sehingga membuat korban dan rekannya berupaya menyelamatkan diri dengan berlari ke arah berbeda.

D berhasil mencapai rumah warga dan mendapat perlindungan.

Sementara itu, Akbar terus dikejar hingga akhirnya mengalami luka tusuk di bagian dada kiri.

BACA JUGA: Bus ALS Tabrakan dengan Truk Tangki di Muratara, 16 Tewas

Sekitar pukul 15.30 WIB, seorang warga mengantarkan korban ke rumah orang tuanya di Desa Puntang dalam kondisi terluka.

Korban sempat mendapat penanganan awal dari tenaga kesehatan sebelum dirujuk ke RSUD Tebing Tinggi karena kondisinya yang cukup parah.

Namun nahas, Akbar dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Kasi Humas Polres Empat Lawang, Iptu Ariyanto, mengatakan pihak keluarga telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Ulu Musi.

BACA JUGA: Sopir Truk Asal Bengkulu Ditemukan Tewas di Rest Area, Diduga Terlilit Utang

“Polsek Ulu Musi telah mendatangi lokasi rumah duka, berkoordinasi dengan tenaga medis dari Puskesmas Ulu Musi untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban, dan memberikan imbauan kepada keluarga dan masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, personel Polsek Ulu Musi yang dipimpin PS Kapolsek Ulu Musi IPTU Arsan Fajri juga telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Menurut Ariyanto, Satreskrim Polres Empat Lawang bersama Polsek Ulu Musi masih melakukan penyelidikan secara intensif untuk mengungkap pelaku beserta motif di balik dugaan pembunuhan tersebut.

“Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku serta memastikan seluruh proses penanganan perkara berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Masyarakat diimbau mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya,” pungkasnya. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search