Yang paling dinanti, tentu saja, adalah kepastian besaran diskon dan ruas mana saja yang kembali mendapat keringanan.
Dengan lonjakan mobilitas tahunan yang tak pernah absen, insentif semacam ini bukan hanya soal kantong yang sedikit lebih lega, tapi juga strategi untuk menyeimbangkan arus kendaraan di masa puncak perjalanan.
Yang jelas, diskon ini—seperti tahun lalu—akan berlaku untuk seluruh golongan kendaraan.
Jadi, baik pemudik keluarga, pengusaha logistik, hingga pelintas jarak jauh bisa merasakan manfaatnya.
Sampai menunggu pengumuman final dari Menko Perekonomian, satu hal sudah pasti: perjalanan Nataru tahun ini tampaknya akan kembali mendapat “bonus” yang membuat perjalanan panjang sedikit lebih ringan. (*/red)
Page: 1 2
Kebakaran lahan terjadi di Tebing Alay, Empat Lawang. BPBD mengerahkan enam personel untuk memadamkan api…
Delapan pekerja proyek Sekolah Rakyat Empat Lawang dipulangkan setelah mengadukan upah. Pihak Waskita membantah ada…
Petani mengeluhkan irigasi rusak yang membuat air tak sampai ke hilir selama bertahun-tahun dan meminta…
Proyek Sekolah Rakyat Empat Lawang senilai sekitar Rp300 miliar disorot setelah sejumlah pekerja mengeluhkan pembayaran…
Bupati Empat Lawang mengecek Sekolah Rakyat dan memastikan persiapan MPLS 7 September 2026 mencapai 90…
Kajari Empat Lawang Yuli Andri menjelaskan perbedaan Hari Lahir Kejaksaan 2 September dan Hari Bhakti…