Asvera Primadona resmi pamit dari Kepahiang menuju Prabumulih. Warisan prestasi penegakan hukum dan sederet PR besar kini menanti Kajari baru. Foto: (*/IST)
° Kajari Kepahiang Asvera Primadona pamit menjalankan tugas baru di Prabumulih.
° Selama 1 tahun 4 bulan memimpin, ia meninggalkan catatan prestasi gemilang, dari pengungkapan korupsi Rp37 miliar hingga lonjakan kinerja seluruh seksi kejaksaan.
KEPAHIANG, LINTANGPOS.com – Sebuah bab penting dalam perjalanan Kejaksaan Negeri Kepahiang resmi berakhir.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepahiang, Asvera Primadona, SH, MH, pamit dari Bumi Sehasen setelah dipercaya mengemban tugas baru sebagai Kajari Prabumulih, Sumatera Selatan.
Pergantian jabatan ini tertuang dalam surat telegram Jaksa Agung melalui Jaksa Muda Bidang Pembinaan Nomor KEP-IV-1734/C/12/2025 tertanggal 24 Desember 2025.
Posisi Asvera di Kepahiang akan digantikan oleh Bagus Nur Jakfar Adi Saputro, sebelumnya Kajari Belitung.
Meski hanya 1 tahun 4 bulan memimpin, Asvera meninggalkan kesan mendalam, baik secara personal maupun institusional.
“Kepahiang ini kehidupannya slow living, kekeluargaan ada. Banyak kesan selama saya di sini,” ujar Asvera.
BACA JUGA: Longsor Tinggal 15 Cm, Ratusan KK di Kepahiang Terancam Terisolasi
Di tengah keterbatasan anggaran, Asvera menaruh perhatian besar pada perbaikan tata kelola penegakan hukum serta penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang selama ini tergolong kecil.
“Kepahiang ini PAD-nya kecil. Tapi kalau dikelola dengan baik, anggaran minimalis pun bisa memberi hasil maksimal. Masih bisa tumbuh,” pesannya.
Ia menegaskan, masih banyak PR besar yang belum tuntas dan berharap Kajari pengganti dapat melanjutkan perjuangan tersebut demi kepentingan masyarakat.
Salah satu capaian monumental Asvera adalah pengungkapan kasus korupsi Sekretariat DPRD Kepahiang.
BACA JUGA: Terbongkar! Ada Oknum Pengusaha dan Pejabat Kepahiang Tak Bayar Pajak
Dalam kasus ini, penyidik menetapkan 10 tersangka mulai dari pimpinan, anggota dewan, sekretaris hingga bendahara.
Dari total kerugian negara ±Rp37 miliar, Kejari Kepahiang berhasil menyelamatkan keuangan negara Rp4.852.767.051.
Kinerja Kejari Kepahiang sepanjang 2025 mencatat lonjakan di hampir seluruh lini:
BACA JUGA: Doa Bersama Tutup HUT Kepahiang, Pesan Bupati Menggetarkan Hati
BACA JUGA: Ketua DPRD Kepahiang Turun Langsung, Ribuan Pohon Ditanam Serentak
Seluruh program mencapai 100% realisasi, mulai dari pemusnahan, lelang barang rampasan, hingga pengelolaan barang bukti.
Di tengah kesederhanaan Kabupaten Kepahiang, Asvera meninggalkan warisan besar: keberanian, integritas, dan konsistensi penegakan hukum.
Kini tongkat estafet berpindah tangan, membawa harapan baru bagi masyarakat Kepahiang.
Page: 1 2
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menghadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumsel sekaligus pelantikan PDPM Lubuk Linggau.
Lima desa di Empat Lawang diusulkan mendapat pembangunan BTS untuk memperluas akses internet dan mengurangi…
Dua qori asal Rejang Lebong, Herdiansyah dan Nofita Sari, mewakili Bengkulu pada MTQ Nasional 2026…
Festival Literasi Sumsel 2026 resmi dibuka Herman Deru. Sebanyak 4.648 buku terkumpul dalam gerakan memperkuat…
Film drama emosional tentang trauma, kehilangan, dan perjalanan berdamai dengan masa lalu, sekaligus pengingat bahwa…
View Comments