Sebuah kapal terbakar di Sungai Musi, Palembang, Minggu (28/9/2025) sore. Api terlihat dari Jembatan Musi IV, membuat warga heboh dan berhenti menyaksikan peristiwa tersebut.
Palembang, LintangPos.com – Suasana sore di Sungai Musi, Minggu (28/9/2025), mendadak berubah mencekam.
Sebuah kapal yang tengah melintas di perairan Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, tiba-tiba terbakar.
Api yang membubung tinggi disertai kepulan asap pekat membuat warga panik sekaligus penasaran.
Peristiwa ini sontak menyita perhatian warga yang sedang berada di Jembatan Musi IV.
Banyak pengendara sengaja menghentikan laju kendaraan hanya untuk menyaksikan kapal yang dilalap api.
Dari kejauhan, kobaran api terlihat jelas, seakan menjadi tontonan tak terduga di salah satu ikon kota Palembang.
BACA JUGA: Banjir Rendam Dua Desa di Musi Rawas, Warga Harap Solusi Permanen
Menurut pantauan sekitar pukul 15.45 WIB, kapal yang terbakar sempat ditarik ke tengah sungai oleh kapal lain.
Langkah ini dilakukan agar api tidak merembet ke tepian yang dekat dengan permukiman warga.
Dua kapal pemadam terus berupaya menyemprotkan air ke arah kapal naas tersebut.
“Asapnya tebal sekali, kami juga khawatir. Untung cepat ditarik ke tengah, kalau tidak bisa bahaya,” ujar Abdul Rahman (65), warga yang berada di sekitar lokasi.
BACA JUGA: Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Lahat, Damkar Turunkan 70 Personel
Sungai Musi bukan sekadar jalur transportasi. Sungai terbesar di Sumatera Selatan ini juga memiliki nilai sejarah, ekonomi, hingga budaya yang sangat lekat dengan kehidupan masyarakat Palembang.
Tidak heran, setiap peristiwa di atas sungai ini selalu menjadi perhatian.
Kini, sungai yang biasanya identik dengan aktivitas perahu motor, tongkang, dan kapal penyeberangan, berubah jadi panggung insiden yang menegangkan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab kebakaran kapal tersebut.
Belum pula dipastikan apakah ada korban jiwa dalam kejadian ini.
BACA JUGA: Seluma Sambut Investasi Tambang Emas, Bupati Tegaskan Lingkungan Jadi Prioritas
Sementara itu, warga yang berada di lokasi masih memantau dari atas jembatan dan tepian sungai.
Page: 1 2
Kebiasaan bermain gadget hingga begadang ternyata bisa mengganggu kualitas tidur. Rama Satya (@productivityboii) membagikan tiga…
Lovlavina membagikan perubahan pandangannya soal pakaian. Kini, ia lebih nyaman dengan outfit simpel dan warna…
Prilly Latuconsina membagikan pandangannya tentang kemandirian perempuan, stigma gender, hingga makna pernikahan dalam perbincangan bersama…
Telkom menyatakan siap mendukung digitalisasi Pemkab Empat Lawang, terutama konektivitas perkantoran baru dan interkoneksi perangkat…
Prof Suratman menilai Empat Lawang layak menjadi kawasan transmigrasi masa depan dengan konsep berbasis kopi,…
Bupati Joncik Muhammad mendorong Empat Lawang menjadi kawasan transmigrasi, dengan mengandalkan potensi lahan dan pengembangan…