Pendekatan dari rumah ke rumah juga memungkinkan jajaran kepolisian berinteraksi langsung dengan warga serta menyampaikan pesan pencegahan secara lebih dekat.
Kapolres Empat Lawang mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah munculnya titik api yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran hutan dan lahan.
BACA JUGA: Pria di Tebing Tinggi Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Penyebabnya
Abdul Aziz menekankan bahwa upaya pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama.
Kepolisian membutuhkan dukungan masyarakat agar langkah antisipasi dapat berjalan secara maksimal.
Melalui inovasi tersebut, Polres Empat Lawang juga berupaya membangun komunikasi yang lebih kuat dengan masyarakat, khususnya warga yang aktivitas sehari-harinya berkaitan dengan kebun dan ladang.
Pesan yang dibawa MAKMANO KARHUTLA sederhana, tetapi memiliki dampak besar: jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
BACA JUGA: Polres Empat Lawang Pererat Silaturahmi dengan Wartawan, Perkenalkan Kasat Lantas yang Baru
Kapolres berharap kesadaran masyarakat terus meningkat sehingga potensi Karhutla dapat ditekan, sekaligus mencegah dampak lanjutan berupa kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat.
Selain menjaga lingkungan, pencegahan Karhutla juga menjadi bagian dari upaya menciptakan kondisi Kabupaten Empat Lawang yang aman, sehat dan terbebas dari bencana asap.
Dengan pendekatan humanis tersebut, Polres Empat Lawang menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam upaya pencegahan Karhutla. (*/red)






