Kapolri, Mentan dan Dirut Bulog Akan Disambut Gelar Adat Komering di OKU Timur

oleh -196 Dilihat
oleh
Kabupaten OKU Timur tengah bersiap menyambut kedatangan tiga pejabat tinggi negara dalam agenda nasional yang sarat makna.
Kabupaten OKU Timur tengah bersiap menyambut kedatangan tiga pejabat tinggi negara dalam agenda nasional yang sarat makna. Foto: dok/istimewa

OKU Timur, LintangPos.com – Kabupaten OKU Timur tengah bersiap menyambut kedatangan tiga pejabat tinggi negara dalam agenda nasional yang sarat makna.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, dan Direktur Utama Bulog Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani dijadwalkan hadir di Bumi Sebiduk Sehaluan pada Kamis, 25 September 2025.

Kunjungan mereka bertepatan dengan pelaksanaan panen raya jagung kuartal III yang dipusatkan di Kecamatan Bunga Mayang.

Momen pertanian berskala nasional ini akan diperkaya prosesi adat khas Komering sebagai bentuk penghormatan masyarakat setempat.

Lembaga Adat Siapkan Gelar Kehormatan

Ketua Lembaga Pembina Adat Kabupaten OKU Timur, H. Leo Budi Rachmadi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan penganugerahan gelar adat Komering kepada ketiga pejabat negara tersebut.

BACA JUGA: Pemuda di Lubuk Linggau Ditangkap Polisi Gara-Gara Laporan Begal Palsu

Prosesi ini akan berlangsung di Balai Rakyat Pemkab OKU Timur, melibatkan tokoh adat, unsur pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Lembaga adat diminta pemerintah daerah untuk turut serta dalam penyambutan, sekaligus memberikan nama adat sebagai tanda kehormatan. Kami sudah melakukan rembuk bersama, dan nama-nama adat sudah diputuskan,” ujarnya, Kamis (18/9/2025).

Prosesi Penuh Simbol dan Makna

Ritual dimulai dengan Niktikko Adok atau pengukuhan Adok/Jajuluk, dilanjutkan dengan pemakaian busana adat Komering berupa kepudang dan rumpak (songket kincungan).

Prosesi tersebut akan dipimpin langsung oleh Gubernur Sumsel atau Bupati OKU Timur, didampingi Ketua DPRD.

Lembaga Pembina Adat kemudian akan menyerahkan piagam resmi sebagai tanda sahnya pengukuhan.

BACA JUGA: DJBM Sumsel Gerak Cepat Tangani Longsor di Jembatan Muara Beliti

Dengan demikian, Kapolri, Mentan, dan Dirut Bulog resmi menyandang status sebagai warga kehormatan masyarakat Komering.

Lebih dari Sekadar Seremonial

Menurut Leo, penghormatan ini tidak hanya sebatas seremoni, melainkan simbol ikatan emosional antara pejabat negara dengan masyarakat adat Komering.

“Setelah dikukuhkan, mereka bisa dipanggil dengan nama adat atau kiyianda. Yang penting, sekali waktu mereka diharapkan bisa pulang kembali ke tanah Komering atau Nua Pangkalan,” jelasnya.

Ia menambahkan, prosesi ini sarat doa dan restu masyarakat adat agar tugas serta karier para pejabat dimudahkan.

“Kami percaya, dengan pulang ke kampung adat dan menyandang nama kehormatan, karier serta cita-cita mereka akan diijabah Allah SWT,” pungkasnya. (*/red)