Ditambah lagi, dalam skema inverted wingers yang diterapkan Tuchel, pemain-pemain sayap seperti Noni Madueke mengambil alih peran kreatif, sehingga kehadiran Alexander-Arnold tidak lagi menjadi keharusan.
Kondisi ini memicu komentar dari pengamat sepak bola kenamaan. Adrian Durham, komentator dari talkSPORT, bahkan berpendapat bahwa ini bisa menjadi awal dari akhir karier internasional Alexander-Arnold.
“Ketika James terus bugar, apakah Trent akan kembali masuk? Mungkin tidak,” ujar Durham. “Dia harus menunjukkan performa yang luar biasa di Real Madrid untuk bisa kembali ke skuad Inggris.”
Sementara itu, di Liverpool, kepergian Alexander-Arnold justru membawa berkah.
BACA JUGA: Jaume Domenech Umumkan Pensiun Demi Dampingi Putrinya
BACA JUGA: Fulham Sindir Wasit, Gol Dianulir Josh King Jadi Terbaik Bulan Agustus
The Reds mendatangkan Jeremie Frimpong sebagai pengganti dan memberikan peran yang lebih besar kepada Conor Bradley.
Kedua pemain ini jauh lebih muda dan memiliki gaji yang lebih rendah. Meskipun Frimpong belum sepenuhnya unjuk gigi karena cedera, ia dinilai memiliki potensi besar.
Pada akhirnya, waktu akan menjawab apakah keputusan Alexander-Arnold meninggalkan Liverpool adalah pilihan yang tepat.
Namun untuk saat ini, tampak jelas bahwa ia membuat keputusan yang salah, baik untuk karier di klub maupun di level internasional. (*/red)






