Kebakaran di Landur 15 KK Kehilangan Tempat Tinggal, Berikut Daftarnya!

oleh -11 Dilihat
oleh
Kebakaran di Desa Landur Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang, Minggu (9/8/2026) sore. Foto: dok/Istimewa

EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Kebakaran yang melanda permukiman warga di Desa Landur, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang, Minggu (9/8/2026) sore, menyisihkan duka mendalam.

Kobaran api menghanguskan sejumlah rumah dan membuat belasan kepala keluarga terdampak.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun LINTANGPOS.com, sebanyak 12 rumah dilaporkan habis terbakar.

Selain itu, lima rumah mengalami kerusakan berat dan satu rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.

BACA JUGA: Kebakaran Melanda Desa Landur, Belasan Unit Rumah Ludes!

Dampak kebakaran tersebut diperkirakan membuat sekitar 15 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.

Namun, jumlah tersebut masih bersifat sementara dan menunggu pendataan serta verifikasi resmi dari pemerintah daerah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Empat Lawang, Fajar Bayu Dewanto, mengatakan petugas langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan mengenai kebakaran.

Sebanyak tiga unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kobaran api. Armada tersebut berasal dari Zona Muara Pinang, Zona Pendopo, dan Zona Ulumusi.

BACA JUGA: Polres Empat Lawang Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Batu Pance

Petugas berjibaku memadamkan api agar tidak semakin meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Setelah kobaran berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan.

Pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang masih berpotensi memicu kebakaran kembali.

Fajar mengatakan proses pendataan terhadap bangunan dan warga terdampak masih berlangsung.

BACA JUGA: Kebakaran Rumah di Batu Pance, Kerugian Capai Rp150 Juta

Karena itu, jumlah bangunan yang mengalami kerusakan maupun total kerugian belum dapat dipastikan.

“Data resmi jumlah korban maupun kepastian total kerugian belum ada karena personel di lapangan masih fokus pada proses pendinginan,” kata Fajar.

Sementara itu, data sementara yang beredar mencatat enam rumah mengalami kerusakan berat, 12 rumah habis terbakar, serta satu rumah mengalami kerusakan ringan.

Namun, terdapat perbedaan antara jumlah rumah yang disebut dalam rekap dan keterangan kerusakan, sehingga data tersebut masih perlu diverifikasi.

BACA JUGA: Kapolsek dan Camat Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Kebakaran

Untuk rumah yang dilaporkan mengalami kerusakan berat, nama yang tercatat sementara yakni Azhari Fuadi, Elpi Pali, Nurul, Pandra/Ulan, Arsad, dan Erna.

Sedangkan rumah yang dilaporkan habis terbakar tercatat atas nama Tata Irawan, Nanang Azhari, Erma Mari, Zahro Mawl, Mukti, Yo/Mistan Rasid, Suryani, Mawardi, Endang, Pandu Winata, Buldan, dan Rukmi.

Sementara satu rumah yang disebut mengalami kerusakan ringan tercatat atas nama Rendi.

Data tersebut bukan merupakan data resmi pemerintah dan masih dapat berubah setelah proses verifikasi di lapangan selesai.

BACA JUGA: Kebakaran Menggila di Empat Lawang! 9 Rumah Ludes, Warga Panik Berhamburan Tengah Malam

Kebakaran ini menyisakan duka bagi warga Desa Landur.

Selain kehilangan tempat tinggal, warga terdampak kini harus menghadapi kebutuhan mendesak setelah rumah dan sejumlah barang milik mereka dilalap api.

Pemerintah dan petugas terkait masih melakukan penanganan di lokasi, sementara pendataan menjadi langkah penting untuk memastikan jumlah korban terdampak, tingkat kerusakan bangunan, serta nilai kerugian akibat kebakaran. (*/jie)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.