Setelah mengunduh, pengguna tinggal mengikuti langkah-langkah pemasangan seperti menutup aplikasi lain, menekan tombol “Yes” saat peringatan muncul, lalu menunggu proses instalasi selama 5–10 menit.
Setelah instalasi selesai, pengguna dapat mencentang opsi “lapor sebagai pengguna e-Rapor SMA” untuk mengaktifkan sistem.
Ikon aplikasi kemudian akan muncul otomatis di desktop komputer.
Fitur Unggulan e-Rapor SMA 2025
Kemendikdasmen menjelaskan bahwa versi terbaru e-Rapor ini telah mengalami penyempurnaan besar-besaran baik dari sisi tampilan maupun performa.
BACA JUGA: Begini Penampakan Sekolah Garuda, Langkah Nyata Prabowo Siapkan Generasi Indonesia Emas 2045
Berikut beberapa fitur unggulan yang ditawarkan:
- Pengembangan ulang framework dan database untuk kinerja lebih cepat.
- Pembaruan versi PHP agar sistem lebih stabil dan ringan.
- Upload foto siswa dan kop sekolah langsung dari aplikasi.
- Fitur buka/tutup input nilai rapor otomatis.
- Monitoring grafik perkembangan nilai siswa secara digital.
- Download leger nilai semua semester dalam satu file Excel.
- Aktivasi Penilaian Kokurikuler mulai Tahun Ajaran 2025/2026.
- Format cetak rapor terbaru sesuai Panduan Pembelajaran dan Asesmen (PPA) 2025.
- Penambahan Buku Induk dan Transkrip Nilai seluruh semester.
- Backup data otomatis dan perbaikan sistem pengiriman nilai ke Dapodik.
Dengan peluncuran e-Rapor SMA 2025 ini, Kemendikdasmen berharap digitalisasi sistem penilaian di sekolah menengah atas dapat semakin efisien dan transparan, sekaligus mendukung transformasi pendidikan nasional berbasis teknologi. (*/red)






