Winston Bogarde. Foto: Herman Dingler/BSR Agency/Getty Images
Winston Bogarde, mantan bek Chelsea, pernah menjadi sorotan karena menolak meninggalkan klub meski tak lagi dibutuhkan.
Dengan kontrak £40.000 per minggu selama empat tahun, Bogarde memilih bertahan hingga akhir kontraknya dan mengantongi lebih dari £8 juta, meskipun hanya tampil sekali dalam tiga tahun terakhirnya di Stamford Bridge.
London, LintangPos.com – Chelsea dikenal sebagai klub yang kerap memiliki deretan pemain berbakat, namun tidak semua kisah sukses lahir di Stamford Bridge.
Salah satu cerita paling unik datang dari Winston Bogarde, bek asal Belanda yang dikenal karena menolak meninggalkan klub meski tak lagi dibutuhkan.
Bogarde bergabung dengan Chelsea pada tahun 2000 dengan kontrak fantastis: empat tahun bernilai £40.000 per minggu — jumlah yang sangat besar pada masa itu.
Namun, tak lama setelah ia menandatangani kontrak, manajer Gianluca Vialli dipecat dan digantikan oleh Claudio Ranieri yang tak lagi memasukkannya dalam rencana tim utama.
Meski begitu, Bogarde memilih bertahan. Ia menolak tawaran untuk pindah ke klub lain dengan bayaran lebih rendah. Dalam autobiografinya, Bogarde menulis:
“Mengapa saya harus meninggalkan £15 juta yang sudah menjadi milik saya? Dunia ini tentang uang. Saya tumbuh miskin, jadi ketika diberi jutaan, tentu saya ambil. Banyak orang takkan pernah mendapat kesempatan seperti ini.”
BACA JUGA: Angin Segar di Stamford Bridge, Enzo Maresca Sambut Kembalinya Para Pemain Kunci Chelsea
Selama empat tahun di Chelsea, Bogarde hanya tampil empat kali di semua kompetisi, bahkan hanya satu kali dalam tiga musim terakhirnya.
Namun, ia tetap mengantongi lebih dari £8 juta dari kontraknya — sebuah beban finansial besar bagi Chelsea di era sebelum Roman Abramovich membeli klub.
Sebelum bergabung dengan Chelsea, Bogarde sempat membela Ajax — di mana ia menjadi bagian dari skuad juara Liga Champions 1995 — serta klub raksasa lain seperti AC Milan dan Barcelona.
Namun, kariernya meredup setelah kepindahan ke London Barat.
Kontraknya berakhir pada 2004, sekaligus mengakhiri karier profesionalnya di sepak bola.
Page: 1 2
Dinas Pertanian Empat Lawang akan meninjau sawah terdampak kekeringan dan membuka peluang usulan bantuan bibit…
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno, mengungkapkan sekolah yang kini menampung 270 siswa…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang menjadi…
Open House dan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…