Categories: Musi Banyuasin Pemerintahan Sumsel

Konflik Tapal Batas Desa Lais dan Petaling Berakhir Damai

Musi Banyuasin, LintangPos.com – Persoalan tapal batas yang sempat memicu ketegangan antara warga Desa Lais dan Desa Petaling akhirnya menemukan jalan keluar.

Ratusan warga Desa Lais, Jumat (19/9/2025), menggelar aksi damai di depan Kantor Camat Lais menuntut kepastian wilayah administratif yang telah lama diperdebatkan.

Aksi tersebut dipimpin oleh Rahmat Hayat atau yang akrab disapa Midun, bersama perangkat desa serta tokoh masyarakat Lais, Zainal Abidin Ahmad.

Dalam orasinya, Rahmat menegaskan bahwa masyarakat sudah terlalu lama menunggu kepastian dari pemerintah.

“Perselisihan ini bukan baru terjadi. Sudah lama masyarakat menunggu penyelesaian, tapi hingga sekarang belum ada kepastian. Ada apa di balik semua ini?” ujarnya lantang di hadapan massa.

Hal senada diungkapkan oleh Zainal Abidin Ahmad, mantan Kepala Desa Lais.

BACA JUGA: Arsenal Rugi Besar, Joan Garcia Kini Bersinar di Barcelona

Ia menekankan bahwa sejak dulu batas wilayah sudah disepakati berada di titik gorong-gorong Canung.

Menanggapi aksi tersebut, Camat Lais, Zukar, didampingi unsur kepolisian dan aparat desa, langsung menemui warga.

Ia menegaskan bahwa penyelesaian konflik tapal batas harus melalui jalur musyawarah.

“Kami minta masyarakat bersabar. Pemerintah Kecamatan Lais akan memfasilitasi musyawarah antar kedua desa agar didapat solusi yang adil,” kata Zukar.

Tak lama berselang, digelar musyawarah antara Pemerintah Desa Lais dan Desa Petaling.

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan bahwa tapal batas desa berada di antara gorong-gorong Pak Saris dan gorong-gorong Canung.

BACA JUGA: Truk Pecah Ban di Jalintim Palembang–Jambi, Picu Kecelakaan Beruntun

Untuk memastikan kesepakatan berjalan sesuai fakta, pihak Kecamatan bersama Kapolsek, Babinsa, serta perwakilan kedua desa langsung meninjau lokasi.

Peninjauan itu sekaligus menetapkan titik resmi yang menjadi rujukan bersama.

Zukar berharap dengan adanya kesepakatan ini, konflik serupa tidak lagi terjadi di masa mendatang.

“Saya ingin semua desa di Kecamatan Lais hidup rukun. Jangan ada lagi sengketa batas wilayah, baik antara Lais dan Petaling maupun desa lain,” pungkasnya.

Page: 1 2

Lintang Pos

Share
Tags: .konflik tapal batas Desa Lais dan Desa Petaling aksi damai aksi damai warga Desa Lais di kantor camat Camat Lais Desa Lais Desa Petaling kesepakatan batas wilayah di gorong-gorong Canung kesepakatan tapal batas konflik desa musyawarah desa penyelesaian sengketa desa melalui musyawarah tapal batas desa
Topik: Sengketa Perbatasan

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

BNNK Empat Lawang Dorong Desa Batu Jungul Kembangkan Komoditas Unggulan

BNNK Empat Lawang menggelar rapat bersama stakeholder untuk memperkuat program GDAD dan mendorong pengembangan komoditas…

5 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

10 Dusun Belum Teraliri Listrik PLN

Pemkab Empat Lawang mendata sekitar 10 dusun di tujuh kecamatan yang belum teraliri listrik PLN…

6 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

TP PKK dan BNN Luncurkan Ananda Bersinar di Empat Lawang

TP PKK dan BNNK Empat Lawang meluncurkan Ananda Bersinar untuk memperkuat pencegahan narkoba pada anak…

1 hari ago
  • Berita

Joncik Ajak Pemuda Empat Lawang Jaga Persatuan dan Keberagaman

Bupati Joncik Muhammad mengajak masyarakat dan pemuda Empat Lawang menjaga persatuan serta menjadikan keberagaman sebagai…

1 hari ago
  • Berita

Polsek Muara Pinang Antar Jenazah Warga Lewat Program Si Baja

Polsek Muara Pinang membantu mengantarkan jenazah Nuril Aminah melalui program Si Baja sebagai wujud pelayanan…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Pencegahan Narkoba dari Hulu

BNN Empat Lawang mengajak pemerintah, sekolah, dan masyarakat memperkuat pencegahan narkoba melalui edukasi, inovasi, dan…

2 hari ago