Beban berat dump truk yang melintas secara terus-menerus dikhawatirkan mempercepat kerusakan aspal, yang pada akhirnya merugikan masyarakat luas.
Beberapa titik jalan di wilayah Empat Lawang, menurut warga, mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan kualitas akibat sering dilalui kendaraan bermuatan berat.
“Kami berharap ada tindakan tegas dari pihak berwenang. Jangan sampai jalan rusak parah dulu baru ditindak,” kata seorang warga lainnya.
Harapan itu mengemuka seiring meningkatnya intensitas lalu lintas dump truk dalam beberapa waktu terakhir.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Empat Lawang, AKP Kukuh Fefriyanto, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pengecekan terkait jenis muatan dump truk yang dimaksud warga.
BACA JUGA: Diguyur Hujan, Jalan Hauling Batubara Lahat Tetap Dikebut, Target Operasi Tahun Depan Tak Goyah!
Ia menyebut ada kemungkinan kendaraan tersebut bukan mengangkut batu bara, melainkan batu untuk keperluan perbaikan jalan.
“Sepertinya ini batu yang dipakai untuk timbun jalan di Muara Beliti. Kami pastikan lagi malam ini kalau masih ada yang lewat. Terima kasih informasinya,” ungkapnya mengkonfirmasi.
Terkait kebiasaan dump truk yang melintas secara konvoi dengan jarak terlalu dekat, AKP Kukuh mengaku sudah mengetahui pola tersebut.
Menurutnya, para sopir kerap memilih berjalan beriringan karena alasan keamanan dan kekhawatiran jika terjadi gangguan di perjalanan.
“Iya, saya tahu kebiasaan dump truk seperti itu kalau lewat jalur lintas. Takut ada apa-apa di jalan mereka. Nanti anggota saya suruh tegur di jalan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, AKP Kukuh menjelaskan bahwa berdasarkan laporan sementara dari anggotanya, dump truk yang melintas sekitar pukul 18.00 WIB tersebut merupakan angkutan cangkang (sawit) yang berasal dari wilayah Kikim, Kabupaten Lahat, dengan tujuan Provinsi Jambi.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap memberikan imbauan kepada para sopir agar tidak melintas secara konvoi rapat dan sebisa mungkin menggunakan jalan poros pada siang hari.
“Sudah kami sampaikan, kalau melintas jangan konvoi dan lewat jalan poros kalau masih siang hari,” tandasnya. (*/red)








