Categories: Berita Empat Lawang Sumsel

Konvoi Dump Truk di Jalintengsum Resahkan Warga Empat Lawang

EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Deru mesin berat memecah suasana senja di Kecamatan Tebing Tinggi, Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Sejumlah dump truk melintas beriringan di Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalintengsum), bergerak dari arah Tebing Tinggi menuju Kabupaten Musi Rawas.

Peristiwa tersebut sontak menyedot perhatian warga yang sedang beraktivitas di sekitar jalan utama penghubung antarwilayah itu.

Konvoi dump truk yang melintas terlihat berjumlah cukup banyak, masing-masing dengan bak berukuran besar dan muatan tertutup rapat oleh terpal.

Warga menduga kendaraan-kendaraan tersebut mengangkut batu bara yang berasal dari Kabupaten Lahat.

Dugaan itu muncul bukan tanpa alasan. Selain muatan truk yang tampak penuh, pola iring-iringan kendaraan yang berjalan berdekatan dan seolah “memborong” badan jalan sangat identik dengan konvoi angkutan batu bara yang kerap melintas di jalur tersebut.

BACA JUGA: Larangan Truk Batubara 2026, Andi: Jalan Sumsel Akhirnya Aman!

“Angkutan batu bara itu,” ujar Ilmi, salah seorang warga Tebing Tinggi, singkat namun penuh keyakinan.

Menurutnya, konvoi dump truk seperti itu sudah beberapa kali terlihat melintas dalam beberapa waktu terakhir, terutama menjelang dan malam hari.

Kondisi ini, kata dia, cukup mengganggu pengguna jalan lain, terutama kendaraan kecil dan pengendara sepeda motor.

Keluhan serupa juga disampaikan warga lain.

Mereka menilai keberadaan dump truk bermuatan berat yang melintas secara beriringan terlalu rapat tidak hanya menghambat kelancaran lalu lintas, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan.

Apalagi, Jalintengsum merupakan jalur vital yang ramai dilalui kendaraan antarprovinsi, mulai dari angkutan barang hingga bus penumpang.

BACA JUGA: PLTU Bengkulu Terancam Lumpuh, Puluhan Truk Batubara Disetop di Lubuklinggau 

Selain soal keselamatan, warga juga menyoroti potensi kerusakan jalan.

Beban berat dump truk yang melintas secara terus-menerus dikhawatirkan mempercepat kerusakan aspal, yang pada akhirnya merugikan masyarakat luas.

Page: 1 2 3

Redaksi

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

AMDAL Sekolah Rakyat Empat Lawang Sudah Rampung

Penyelesaian dokumen tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum pembangunan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat…

9 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Bupati Empat Lawang Ingatkan Warga, Stop Bakar Lahan

Bupati Empat Lawang mengingatkan warga menghentikan pembakaran lahan dan mendorong pembukaan lahan tanpa bakar untuk…

10 jam ago
  • Empat Lawang
  • Pemerintahan
  • Sumsel

Bupati Joncik Tegaskan Empat Lawang Siaga Karhutla

Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad menghadiri sosialisasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)…

13 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pertanian
  • Sumsel

Petani Gunung Meraksa Baru Gagal Panen, Distan Siapkan Bantuan Bibit

Dinas Pertanian Empat Lawang akan meninjau sawah terdampak kekeringan dan membuka peluang usulan bantuan bibit…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Sekolah Rakyat Empat Lawang Bidik Kapasitas hingga 2.000 Peserta Didik

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno, mengungkapkan sekolah yang kini menampung 270 siswa…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Dari Keluarga Miskin Menuju Masa Depan, Ini Harapan Joncik untuk 270 Siswa Sekolah Rakyat Empat Lawang

Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang menjadi…

1 hari ago