Categories: Ekonomi Lahat Pertanian Sumsel

Kopi Lahat Siap Mendunia! Petani dan Pemerintah Bersatu Angkat Cita Rasa Bukit Serelo

Lahat, LintangPos.com — Semangat kolaborasi antara petani, pemerintah daerah, dan pelaku usaha kembali digaungkan dalam upaya mengangkat pamor kopi Lahat sebagai produk unggulan Sumatera Selatan.

Melalui kegiatan Forum Komunikasi Publik bertajuk “Sosialisasi Branding Kopi Lahat yang Berkelanjutan dan Berdaya Saing”, Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat mengajak seluruh pihak untuk bersatu memperkuat identitas kopi lokal di pasar nasional maupun internasional.

Acara yang diikuti lebih dari 50 peserta ini mempertemukan beragam kalangan—mulai dari petani, pelaku usaha, hingga pemangku kepentingan—yang memiliki satu visi: menjadikan kopi Lahat sebagai ikon daerah yang mampu bersaing dengan brand kopi ternama lainnya.

Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat, Vivi Anggraeni, SSTP, mengungkapkan bahwa sektor perkebunan kopi di Lahat memiliki potensi ekonomi besar yang belum sepenuhnya tergarap.

“Luas lahan kopi kita saat ini mencapai sekitar 54 ribu hektare dengan produksi tahunan sekitar 25 ribu ton. Tantangannya bukan hanya pada produksi, tetapi juga menjaga kualitas dan kesinambungan agar kopi Lahat bisa naik kelas,” ujar Vivi.

Pemerintah daerah kini berfokus memperkuat sektor hulu, mulai dari peningkatan mutu biji, perbaikan tata kelola perkebunan, hingga penerapan praktik berkelanjutan.

BACA JUGA: Polsek Belitang III Bongkar Jaringan Curanmor Lintas Desa

Sementara itu, Martin Luseva, SP, Kabid P2HP Dinas Perkebunan Lahat, menambahkan bahwa terdapat sekitar 60 brand lokal kopi yang telah tumbuh di wilayah tersebut.

Menurutnya, kegiatan sosialisasi seperti ini menjadi wadah penting untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan nilai tambah, dan memperluas jejaring kemitraan antara petani dan pelaku industri.

Branding dan Kualitas Jadi Kunci

Sebagai narasumber utama, Zaid Ismed, Ketua Dewan Kopi Sumsel, menegaskan bahwa kekuatan sebuah brand kopi terletak pada konsistensi kualitasnya.

“Petani harus memahami seluruh rantai produksi—mulai dari cara menanam, panen, hingga pasca panen. Semua itu menentukan cita rasa dan karakter kopi yang bisa dibanggakan,” jelasnya.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: .potensi ekonomi kopi Lahat branding kopi Lahat Dewan Kopi Sumsel Dinas Perkebunan Lahat kopi Lahat kopi robusta Lahat kopi Sumatera Selatan kualitas kopi robusta Sumatera Selatan petani kopi Lahat potensi kopi Lahat sosialisasi branding kopi berkelanjutan strategi pemasaran kopi daerah

Recent Posts

  • Berita

Kajati Sumsel Kunjungi Kejari Empat Lawang

Kajati Sumsel Nurcahyo J. M. mengunjungi Kejari Empat Lawang untuk memantau kinerja, memperkuat koordinasi, dan…

7 jam ago
  • Berita

Kasus ISPA Meningkat Saat Kemarau Panjang, Dinkes Siagakan 10 Puskesmas

Kasus ISPA menjadi perhatian saat kemarau panjang. Dinas Kesehatan menyiagakan pelayanan di 10 puskesmas dan…

10 jam ago
  • Berita

BNN Empat Lawang Dorong Gerakan Bejeghum P4GN Bersinar

BNN Empat Lawang menguatkan gerakan Bejeghum P4GN Bersinar dengan melibatkan pemerintah desa, organisasi perempuan, dan…

11 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pemerintahan
  • Sumsel

Bupati Joncik Harap Mahasiswa Unhan Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Bupati Joncik Muhammad berharap tujuh mahasiswa Unhan yang ditugaskan di Sekolah Rakyat Empat Lawang mampu…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Politik
  • Sumsel

Budi Antoni Kembali ke Golkar: Rangkul Kader, Bukan Bermusuhan!

Budi Antoni Aljufri menegaskan kembali ke Golkar untuk berkarya bagi masyarakat. Ia menyebut perbedaan politik…

4 hari ago
  • Berita

Rhendy Andrea Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Empat Lawang

Rhendy Andrea terpilih aklamasi sebagai Ketua DPD II Golkar Empat Lawang periode 2026–2030 dalam Musda…

4 hari ago