KPK menggelar OTT pertama 2026 di Jakarta. Pegawai DJP Jakarta Utara diamankan. KPK punya waktu 1x24 jam tentukan status hukum. (*/Ils)
° KPK menggelar operasi tangkap tangan di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).
° Seorang pegawai Kantor Wilayah DJP Jakarta Utara diamankan.
° OTT ini menjadi operasi pertama KPK sepanjang 2026, setelah 11 OTT dilakukan sepanjang 2025.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Awal tahun 2026 langsung diwarnai gebrakan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lembaga antirasuah itu menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jakarta, Sabtu (10/1/2026), menandai aksi penindakan pertama mereka di tahun ini.
Informasi tersebut dikonfirmasi langsung oleh Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.
“Konfirm, ada kegiatan di lapangan, di wilayah Jakarta,” ujar Budi.
Pernyataan senada disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto.
Ia membenarkan bahwa tim KPK telah mengamankan seorang pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Utara dalam operasi senyap tersebut.
BACA JUGA: Son Heung-min Janji Kembali ke London untuk Ucapkan Selamat Tinggal pada Fans Tottenham
“Iya, benar,” ucap Fitroh, seperti dilansir dari Antara.
Meski identitas pihak yang diamankan belum diungkap ke publik, KPK menegaskan bahwa pihaknya memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum dari yang bersangkutan, sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Operasi ini sekaligus menjadi OTT pertama KPK sepanjang 2026, membuka lembaran awal tahun dengan sinyal kuat bahwa pemberantasan korupsi tetap menjadi prioritas utama lembaga tersebut.
Sebagai perbandingan, sepanjang tahun 2025, KPK mencatat telah melakukan 11 kali operasi tangkap tangan di berbagai daerah, yang menjerat sejumlah pejabat publik hingga aparat pemerintahan.
Masyarakat kini menanti langkah lanjutan KPK serta perkembangan kasus ini, termasuk dugaan praktik korupsi yang melatarbelakangi penangkapan pegawai pajak tersebut. (*/red)
Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…
Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…
Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…
Kepengurusan baru DMI Empat Lawang resmi dilantik. Bupati Joncik berharap organisasi kembali aktif dan mampu…
Artikel ilmiah Deah Monica mengulas implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah terhadap permukiman di sekitar…