PPG Guru Tertentu 2026 hanya menampung sekitar 41 ribu peserta. Kesempatan terakhir bagi banyak guru untuk meraih sertifikat pendidik. Cek peluang dan syaratnya. (*/ils)
° Program PPG Guru Tertentu tetap dibuka pada 2026, namun kuotanya turun tajam menjadi hanya 41.692 peserta dari sebelumnya ratusan ribu.
° Pemerintah memastikan seleksi jauh lebih ketat.
° Simak siapa saja guru yang masih berpeluang lolos dan strategi agar tidak kehilangan kesempatan terakhir ini.
JAKARTA, LINTANGPOS.com — Kabar baik sekaligus mengejutkan datang dari dunia pendidikan nasional.
Pemerintah memastikan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Guru Tertentu tetap dibuka pada tahun 2026.
Namun di balik keberlanjutan program ini, tersimpan fakta yang membuat ribuan guru menahan napas: kuotanya anjlok sangat tajam.
Berdasarkan proyeksi terbaru, kuota PPG Guru Tertentu 2026 hanya sekitar 41.692 peserta.
Angka ini terjun bebas dibanding tahun 2024 yang mencapai 640.953 peserta, serta 2025 yang bahkan menembus 804.158 peserta.
Banyak guru pun mulai bertanya: siapa yang masih punya peluang? dan apakah ini kesempatan terakhir?
BACA JUGA: Angin Segar! Lulusan PPG Kini Punya Peluang Besar Lulus PPPK Guru dan Mengabdi di Daerah Sendiri
Kepastian keberlanjutan PPG Guru Tertentu ditegaskan dalam surat resmi Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tertanggal 11 Desember 2025 bernomor 1117/B.B2/GT.00.08/2025.
Pemerintah berkomitmen menuntaskan PPG sesuai amanat Permendikbudristek Nomor 19 Tahun 2024.
Surat tersebut menegaskan bahwa guru yang masih aktif mengajar hingga tahun ajaran 2023/2024 serta tercatat dalam Dapodik tetap menjadi sasaran utama, selama memenuhi persyaratan administrasi.
Penurunan kuota tidak terjadi tanpa sebab. Pemerintah menyebutkan empat faktor utama:
Dengan kata lain, PPG Guru Tertentu 2026 adalah program penyisiran terakhir, bukan lagi program masif.
Kelompok guru yang diperkirakan paling berpeluang antara lain:
Seleksi kini terintegrasi melalui Dapodik, riwayat pendidikan, status keaktifan, serta histori sertifikasi.
Page: 1 2
Ulang tahun ke-56, Bupati Joncik Muhammad meminta maaf kepada ASN dan mengajak seluruh jajaran bersatu…
Kebakaran di Desa Puntang, Empat Lawang, menghanguskan empat rumah dan merusak tujuh lainnya. Dua warga…
Pemkab Empat Lawang bersama BNN dan Polres memperkuat pencegahan narkoba melalui Bejeghum, edukasi sekolah, kurikulum…
Polres Empat Lawang menyita 208 botol miras ilegal dari dua warung di Tebing Tinggi melalui…
Enam daerah irigasi di Empat Lawang akan direhabilitasi melalui program Kementerian PU dengan total anggaran…
Polsek Muara Pinang mengamankan pria berinisial Z (39) dalam kasus dugaan peredaran ganja sekitar 1…