Rumah warga Desa Karang Anyar terbakar saat ditinggal pemiliknya ke hajatan. Korsleting listrik diduga jadi penyebab. Tidak ada korban jiwa, Minggu (23/11/2025) malam. Foto: Istimewa
°Rumah Cik Yan (65) di Desa Karang Anyar, Rupit, terbakar saat ia menghadiri hajatan keponakan.
° Diduga akibat korsleting listrik.
° Warga yang sedang Sholat Isya mendengar percikan dan segera mencoba memadamkan api.
° Beruntung hujan deras membantu sehingga kebakaran cepat terkendali.
MURATARA, LINTANGPOS.com — Sebuah rumah milik warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, milik Cik Yan (65), dilaporkan terbakar pada Minggu malam, 23 November 2025 sekitar pukul 19.30 WIB.
Peristiwa itu terjadi saat pemilik rumah tengah menghadiri hajatan keponakannya di Dusun V desa setempat.
Kapolsek Rupit, AKP Dhenny Satriya, saat dikonfirmasi wartawan, membenarkan kejadian tersebut.
Ia menjelaskan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting jaringan listrik.
Rumah yang berada persis di samping Masjid Mukhlisin itu mulai terbakar saat warga sedang melaksanakan Sholat Isya.
Sejumlah jamaah mengaku mendengar suara seperti percikan listrik sebelum kemudian melihat kobaran api dari arah dapur rumah.
BACA JUGA: Dua Kebakaran Terjadi di Empat Lawang di Hari yang Sama, Rumah Warga dan Lahan Pulau Mas Dilalap Api
“Setelah dicek, ternyata dapur rumah milik Cik Yan terbakar dan api sudah membesar. Warga langsung berbondong-bondong berusaha memadamkan api,” kata AKP Dhenny.
Beruntung, hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut membantu proses pemadaman sehingga api tidak merembet ke bagian rumah lain maupun bangunan sekitar.
Upaya cepat warga membuat kebakaran berhasil dikendalikan dalam waktu singkat.
Meski tidak ada korban jiwa, bagian dapur dan kamar mandi rumah berukuran 7×5 meter itu mengalami kerusakan berat.
Sejumlah barang seperti dua unit kulkas, kompor, dan lemari turut mengalami kerusakan.
Total kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta.
BACA JUGA: Kebakaran di Sekip Ujung, Kesaksian Keluarga: Saya Sempat Bicara Sebelum Api Membesar
Kapolsek Rupit mengimbau warga agar lebih berhati-hati dan rutin memeriksa instalasi listrik di rumah untuk mencegah kejadian serupa. (*/red)
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…
Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…
Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…
Kepengurusan baru DMI Empat Lawang resmi dilantik. Bupati Joncik berharap organisasi kembali aktif dan mampu…
Artikel ilmiah Deah Monica mengulas implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah terhadap permukiman di sekitar…
Kebakaran lahan terjadi di Tebing Alay, Empat Lawang. BPBD mengerahkan enam personel untuk memadamkan api…