Warga Palembang geger temuan jasad lansia membusuk di rumahnya. Diketahui korban tinggal seorang diri karena terpisah dari keluarga akibat ekonomi, Kamis (23/10/2025). Foto: Istimewa
Ringkasan Berita:
° Seorang pria lanjut usia bernama Tomi Pohan Al Alay (56) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membusuk di rumahnya di Komplek Pondok Mekarsari, Palembang, Kamis (23/10/2025).
° Warga curiga setelah beberapa hari korban tak terlihat beraktivitas dan lampu rumahnya terus menyala.
° Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan dan masih menyelidiki penyebab kematian.
Palembang, LintangPos.com – Warga Jalan Kebun Bunga, Komplek Pondok Mekarsari Blok A4, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, digemparkan oleh penemuan jasad seorang pria lanjut usia yang telah membusuk di dalam rumahnya, Kamis (23/10/2025) pagi.
Korban diketahui bernama Tomi Pohan Al Alay (56), seorang lansia yang selama ini tinggal seorang diri.
Penemuan ini berawal dari kecurigaan warga sekitar yang melihat lampu rumah korban tak pernah padam dan korban tidak tampak beraktivitas selama beberapa hari terakhir.
Ketua RT 39, Subroto, mengatakan bahwa warga terakhir kali melihat korban pada Senin (20/10/2025) saat berangkat kerja seperti biasa. Namun setelah itu, korban tak lagi terlihat keluar rumah.
“Terakhir terlihat hari Senin, biasa kerja jam setengah dua siang, malam baru pulang. Tapi sejak itu tidak kelihatan lagi, lampu rumahnya juga terus menyala, jadi warga curiga,” ujar Subroto.
Karena khawatir terjadi sesuatu, warga bersama Ketua RT memutuskan untuk mengecek kondisi rumah korban.
BACA JUGA: Mayat Pria Asal Tasikmalaya Ditemukan Membusuk di Sungai Ogan, Warga OKU Geger!
Setelah jendela rumah dibuka, bau menyengat langsung tercium dan terlihat jasad korban sudah membusuk di dalam kamar.
Subroto menambahkan, semasa hidupnya korban dikenal ramah dan tidak pernah berselisih dengan warga.
Ia diketahui terpaksa tinggal terpisah dari istri dan anaknya yang berada di Muara Bungo, Jambi, karena alasan ekonomi.
“Kami simpati dengan almarhum. Beliau terpaksa jauh dari keluarga demi mencari nafkah. Selama empat tahun tinggal di sini, orangnya baik dan sopan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kapolsek Sukarami Palembang, Kompol Alex Andriyan, membenarkan peristiwa tersebut.
Page: 1 2
Dinas Pertanian Empat Lawang akan meninjau sawah terdampak kekeringan dan membuka peluang usulan bantuan bibit…
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno, mengungkapkan sekolah yang kini menampung 270 siswa…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang menjadi…
Open House dan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…