Dari 60 pemilik IUP, masih ada 22 perusahaan yang sebelumnya menggunakan jalan umum, sebagian besar menjadi penyebab kemacetan parah di Lahat–Tanjung Jambu.
Pemerintah kini menyiapkan verifikasi pembangunan jalan khusus hingga 1 Februari 2026, melibatkan TNI, Polri, DPRD, dan Dishub.
Perusahaan yang belum membangun atau tak patuh, dipastikan ditutup total.
BACA JUGA: Detik-Detik Sungai Lalan Ditutup! Tongkang Batu Bara Terancam Mandek Mulai 1 Januari 2026
“Mulai 1 Januari tidak ada lagi batu bara lewat jalan umum. Ini komitmen kami melindungi masyarakat,” tegas Deru.
Jika ada yang nekat melanggar, sanksi tegas menanti.
“Kasat lantas siap menindak. Sanksi sudah jelas,” pungkas Deru.
Kebijakan ini mendapat dukungan penuh dari para kepala daerah, termasuk Bupati Muba Toha Tohet dan Kasdam II Sriwijaya Brigjen TNI Iwan Maruf Zainudin.
Namun di balik ketegasan aturan, terselip kegelisahan para sopir yang kini menggantungkan harapan pada satu hal: segera rampungnya jalan khusus batu bara, agar roda ekonomi kembali berputar. (*/red)
Page: 1 2
Open House dan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menghadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumsel sekaligus pelantikan PDPM Lubuk Linggau.
Lima desa di Empat Lawang diusulkan mendapat pembangunan BTS untuk memperluas akses internet dan mengurangi…
Dua qori asal Rejang Lebong, Herdiansyah dan Nofita Sari, mewakili Bengkulu pada MTQ Nasional 2026…