Ringkasan Berita:
° Ribuan warga Palembang memadati Bundaran Jakabaring dalam Palembang Darussalam Bersholawat, Jumat malam.
° Dipimpin Habib Syech, doa bersama ini menjadi wujud empati dan solidaritas untuk korban banjir di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Bundaran Jakabaring Palembang berubah menjadi lautan manusia pada Jumat (12/12/2025) malam.
Sejak matahari tenggelam, ribuan warga dari berbagai penjuru kota berdatangan, menyatukan langkah dan niat dalam satu agenda: Palembang Darussalam Bersholawat Mengetuk Langit untuk Sumatera.
Lantunan selawat menggema, dipimpin langsung oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Suasana yang biasanya ramai oleh lalu lintas, malam itu menjelma menjadi ruang doa terbuka.
Cahaya lampu berpadu dengan suara selawat yang sahut-menyahut, menghadirkan nuansa khidmat dan penuh haru.
Kegiatan ini digagas oleh Wali Kota Palembang Ratu Dewa sebagai bentuk solidaritas dan doa bersama bagi saudara-saudara di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh yang tengah dilanda bencana banjir.
Bagi Ratu Dewa, acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan jeritan hati kolektif warga Palembang.
“Mengetuk Langit untuk Sumatra bukan hanya rangkaian kata. Ini adalah doa, jeritan hati, dan harapan yang kita panjatkan bersama agar Sumatra diberi ketenangan, perlindungan, dan kekuatan,” kata Ratu Dewa di hadapan ribuan jamaah.






