Bujang Kurap lalu memperingatkan agar manusia tak menghina sesamanya dan tak menilai seseorang hanya dari rupa.
Ketika ia mencabut lidi tersebut, air memancar deras dari tanah hingga menenggelamkan seluruh desa.
Tempat itu kemudian menjadi Danau Raya. Dikisahkan pula, ibu angkat Bujang Kurap diselamatkan dengan sebuah rakit yang konon kini menjelma menjadi batu di tengah danau tersebut.
Hingga kini, legenda Bujang Kurap terus hidup di tengah masyarakat Muratara dan sering diangkat dalam berbagai drama televisi sebagai pengingat bahwa kebaikan dan kemanusiaan jauh lebih berharga dari penampilan. (*/red)
Page: 1 2
Open House dan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menghadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumsel sekaligus pelantikan PDPM Lubuk Linggau.
Lima desa di Empat Lawang diusulkan mendapat pembangunan BTS untuk memperluas akses internet dan mengurangi…
Dua qori asal Rejang Lebong, Herdiansyah dan Nofita Sari, mewakili Bengkulu pada MTQ Nasional 2026…