Larangan ke luar negeri bagi kepala daerah saat Nataru ditegaskan Mendagri. Gubernur Sumsel Herman Deru minta kepala daerah tetap siaga hadapi cuaca ekstrem. Foto: dok/Istimewa
° Mendagri Tito Karnavian melarang kepala daerah bepergian ke luar negeri selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 karena potensi bencana meningkat.
° Gubernur Sumsel Herman Deru menegaskan seluruh kepala daerah wajib patuh, tetap siaga di daerah, dan fokus pada pengelolaan keuangan serta kesiapsiagaan cuaca ekstrem.
PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, pemerintah pusat mengambil langkah tegas.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian resmi melarang seluruh kepala daerah bepergian ke luar negeri.
Kebijakan ini bukan tanpa alasan—lonjakan potensi bencana dan dinamika akhir tahun dinilai membutuhkan kehadiran penuh para pemimpin daerah di wilayah masing-masing.
Arahan tersebut langsung ditindaklanjuti di daerah.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan, tidak ada kompromi bagi kepala daerah di wilayahnya. Semua diminta patuh dan tetap berada di daerah.
“Untuk saat ini tidak boleh ke luar negeri. Gubernur saja tetap di sini,” tegas Herman Deru saat diwawancarai di Griya Agung, Sabtu (13/12/2025).
BACA JUGA: BPBD Sumsel Ingatkan ‘Musim Bahaya’ 11 Daerah Masuk Zona Merah Bencana 2025/2026!
Menurutnya, Desember merupakan periode krusial.
Arus keluar-masuk keuangan daerah meningkat, bersamaan dengan pengambilan keputusan penting menjelang pengesahan anggaran.
Kehadiran kepala daerah dinilai mutlak agar pengelolaan berjalan optimal dan tepat sasaran.
“Saya minta kepala daerah tetap di sini dan memantau langsung kondisi daerah masing-masing,” ujarnya.
Herman Deru juga mengingatkan agar agenda prioritas tidak terabaikan.
Ia menekankan bahwa momentum akhir tahun kerap menentukan arah pembangunan daerah di tahun berikutnya.
BACA JUGA: Sekda Sumsel Hadiri Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi di Mapolda Sumsel
“Jangan sampai yang prioritas justru ditinggalkan. Saat ini juga musim pengesahan anggaran,” katanya.
Tak hanya soal administrasi, ancaman alam menjadi perhatian serius.
Peringatan BMKG terkait cuaca ekstrem dan kenaikan permukaan air laut menjadi alarm bagi seluruh daerah, termasuk Sumatera Selatan.
Page: 1 2
Film drama emosional tentang trauma, kehilangan, dan perjalanan berdamai dengan masa lalu, sekaligus pengingat bahwa…
Na Willa menghadirkan kisah masa kecil yang hangat sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih…
Oknum Kades di Musi Rawas ditangkap di Deli Serdang setelah kabur terkait dugaan pemerasan dan…
Lansia berinisial AS ditemukan meninggal di siring Desa Pagar Gunung, Kepahiang. Polisi masih menyelidiki penyebab…
Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…